Yunus Emre Institute, Promosikan Budaya Turki ke Seluruh Dunia

0
115
Foto Anadolu Agency

BERITATURKI.COM, Ankara – Yunus Emre Turki merupakan lembaga yang secara rutin mengadakan berbagai kegiatan di seluruh dunia untuk mempromosikan budaya Turki. Lembaga yang mulai beroperasi pada tahun 2009 ini memiliki 157 cabang di lima benua. Berupaya membangun ikatan budaya permanen di negara-negara mitra, lembaga ini memiliki pendekatan di lima cabang, yaitu diplomasi budaya, kapasitas kelembagaan, diplomasi sains, interaksi budaya dan kursus bahasa Turki.

Yunus Emre juga merupakan sebuah akademi yang giat melakukan penelitian penting tentang diplomasi budaya dan telah beroperasi sejak tahun 2016. Materi kuliah di akademi ini diberikan oleh para pakar, akademisi, diplomat, birokrat, jurnalis, ilmuwan, seniman, dan pekerja LSM terkemuka. Salah satu tujuan utama didirikannya lembaga ini ialah untuk mengajar bahasa Turki sebagai bahasa global di dalam dan luar negeri dengan standar internasional dan metodologi ilmiah. Dalam konteks ini, Yunus Emre menyediakan kursus bahasa Turki di seluruh dunia dengan variasi berdasarkan usia, persyaratan atau pemahaman siswa.

Sertifikat kompetensi Turki

Selama dekade terakhir, institut ini telah mengajarkan bahasa Turki kepada sekitar 68.000 siswa. Saat ini, sekitar 218.000 siswa dari 194 negara belajar bahasa Turki melalui kursus online. Sekolah musim panas Turki juga telah menggelar kursus bahasa kepada sekitar 4.000 siswa dari 130 negara.

Dengan tujuan memastikan bahwa pengajaran bahasa Turki memiliki standar global, yayasan mengadakan Ujian Kompetensi Turki. Dalam hal ini, jika siswa mampu membuktikan kompetensi mereka dengan hasil yang baik, maka siswa kan mendapatkan sertifikat. Dengan sertifikat tersebut, siswa dibebaskan dari program persiapan untuk menempuh studi di Turki. Selain itu, sertifikat kompetensi Turki membantu mereka yang mencari pekerjaan di Turki. Sekitar 6.000 orang memperoleh sertifikat ini pada periode 2013 dan 2018.

Interaksi ilmiah dan akademik

Yunus Emre Institute mengadakan serangkaian proyek untuk mempromosikan penelitian ilmiah dan akademik di Turki sambil bekerja sama dengan banyak lembaga akademik di seluruh dunia. Dengan proyek “Turkology” -nya, lembaga ini menandatangani protokol dengan 96 universitas di 49 negara.

Yayasan ini juga memiliki tujuan untuk membangun jaringan diplomasi global melalui TABIP, sebuah proyek untuk koordinasi akademik antara universitas-universitas Turki dan asing yang dijalankan di bawah naungan kepresidenan Turki.(Yn)

Sumber: Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here