Yunus Emre Institute Promosikan Budaya Turki di Inggris

0
45
Direktur Yunus Emre Institut (Dok. AA)

Yunus Emre Institute gelar serangkaian kegiatan dan pelatihan budaya untuk mempromosikan budaya Turki di London.

Dilansir dari Anadolu Agency, Mehmet Karakus, direktur Yunus Emre Institute cabang London, mengatakan bahwa  kegiatan budaya tersebut telah diselenggarakan oleh pusat sejak tahun 2010.

Karakus  menambahkan bahwa tujuan Yunus Emre Institute adalah untuk menciptakan hubungan persahabatan dari Turki di luar negeri dengan model baru, yaitu menyelenggarakan kursus yang menawarkan program pembelajaran bahasa dan budaya Turki.

Selain program bahasa, diselenggarakan pula kursus seni dan kerajinan yang terdiri atas pembelajaran pembuatan ilustrasi (tezhip), kaligrafi, marbling dan lukisan miniatur. Ada juga kursus musik yang menyelenggarakan pengajaran terhadap siswa-siswa untuk memainkan oud dan ney (gitar dan suling tradisional Turki).

Dok. AA

Siswa yang berminat dapat mendaftar dengan cara mengunjungi kantor pusat yang terletak di dekat Maple Street atau melalui telepon. Sesi belajar akan dimulai pada bulan Oktober dan akan berlangsung selama hampir delapan minggu. Usai program kursus berakhir, kelompok mahasiswa akan diajak untuk berkunjung ke Istanbul pada 22-27 Oktober.

Karakus menyatakan bahwa ada lebih dari 56 cabang Yunus Emre Institute di seluruh dunia yang memberikan kesempatan kepada orang-orang di berbagai negeri untuk belajar budaya dan seni Turki.

Kerjasama dengan lembaga-lembaga di Inggris

Yunus Emre Institut ini juga akan menyelenggarakan berbagai acara yang bekerjasama dengan lembaga-lembaga Inggris sebagai bagian dari perjanjian yang ditandatangani antara Turki dan Inggris selama kunjungan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan ke London awal tahun lalu.

“Kami memiliki proyek film dengan King’s College, kegiatan pembelajaran budaya Turki dengan Universitas Cambridge dan berbagai proyek dengan British Library,” kata Karakus.

“Kami memiliki proyek pembuatan katalog manuskrip tulisan tangan di perpustakaan Universitas Cambridge,” tambahnya.

Karakus mengatakan bahwa staf akademisi untuk proyek di Dublin’s Trinity College akan mulai bekerja di Yunus Emre Institute.

“Tahun lalu, kami juga mengirim seorang direktur salah satu lembagai di London untuk mengunjungi sekolah musim panas di Turki,” ujar Karakus.

Para pelajar di London juga memiliki akses yang sangat luas untuk dapat mengunjungi perpustakaan yang berada di Yunus Emre Institut. Perpustakaan tersebut tidak hanya membagikan buku dengan judul-judul Turki namun juga buku-buku dalam bahasa Inggris dan bahasa lainnya,” ungkapnya.

Profesor Seref Ates, kepala Yunus Emre Institut di London mengatakan bahwa lembaganya menjalankan berbagai proyek sebagai bentuk promosi Turki dalam diplomasi budaya. Target dari proyek tersebut yaitu dibukanya 100 Pusat Kebudayaan pada tahun 2023, tepat ulang tahun ke-100 Republik Turki.(Yn)

Sumber: Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here