Yunus Emre Institute Jadi Tuan Rumah Bagi 70 Perusahaan Raksasa Cina di Istanbul

0
52

Istanbul. Sekitar 70 perusahaan Cina yang menonjol sebagai perusahaan raksasa global dengan volume penjualan mencapai $ 500 miliar dan mengelola aset senilai hampir $ 1 triliun akan datang ke Istanbul hari ini. Delegasi pengusaha, eksekutif dan investor dari sektor-sektor penting mulai dari sektor makanan hingga teknologi, dan sektor otomotif hingga penerbangan akan menghadiri konferensi “One Belt One Road – Let’s Steer the Future Together” yang akan diselenggarakan oleh Yunus Emre Institute dibawah pengelolaan pemerintah dan dibawah naungan berbagai perusahaan.

Banyak merek terkenal dunia yang akan menghadiri acara yang akan diadakan di Istanbul tersebut, termasuk maskapai penerbangan terbesar Cina “Air China”, produsen susu terbesar di dunia “YILI”, perusahaan film “21st Century Fox”, platform media sosial terbesar Cina “YIDIAN”, perusahaan komputer “Lenovo”, merek mobil mewah “Infinity”, perusahaan komputer “HP”, produsen chip “Qualcomm”, dan raksasa internet “Alibaba”.

Selama konferensi, untuk meningkatkan interaksi budaya Turki-Cina dan meningkatkan kapasitas kerjasama ekonomi, komersial serta teknologi, kedua negara tersebut membahas proyek-proyek konkret yang akan direncanakan dan dilaksanakan oleh perusahaan di masing-masing negara. Perusahaan-perusahaan Cina juga akan diundang untuk berinvestasi di Turki pada konferensi yang pada gilirannya akan menguntungkan sektor pariwisata di negara itu.

Presiden Institut Yunus Emre Eeref Ateş mengatakan bahwa mereka memiliki jaringan internasional yang luas dengan 56 pusat budaya di 43 negara dan 139 titik kontak di lebih dari 60 negara untuk memperkenalkan kemampuan bahasa, budaya, akademik, dan ilmiah Turki di berbagai negara tersebut. Memperhatikan bahwa lembaga tersebut berfungsi sebagai jembatan serbaguna antara Cina dan Turki, Ateş mengatakan bahwa para pemimpin opini, jurnalis dan seniman, yang sebelumnya dibawa ke Turki untuk proyek “Be Our Guest”, saat ini bekerja untuk membawa lebih banyak turis ke negara itu.

“Jumlah wisatawan yang berasal dari negara Cina naik 97 persen pada tahun 2018,” ungkap Ateş.

“Kami berharap angka ini memecahkan rekor dengan melebihi 400.000 wisatawan. Dengan kegiatan ini, kami dapat mencapai target 1 juta wisatawan Cina dalam waktu singkat,” tambahnya. (Yn)

Sumber: Daily Sabah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here