Wisata Sambil Belajar ke Anitkabir, Makam Monumen Pendiri Turki

0
6

BERITATURKI.COM, Ankara – Berkunjung ke Ankara Turki, belum sah jika belum mengunjungi ikon dari kota Ankara, Anitkabir. Anitkabir bermakna makam monumen. Tempat di mana Ataturk, pendiri Republik Turki dikebumikan. Anitkabir dibangun pada 9 Oktober 1944. Lokasinya tidak jauh dari pusat kota, hanya perlu menaiki Ankaray (kereta bawah tanah) menuju Asti dan turun di stasiun Anadolu. Dari stasiun Anadolu cukup berjalan selama 10-15 menit, pengunjung sudah tiba di pintu masuk Anitkabir. Selain itu, pengunjung tidak dikenakan biaya untuk memasuki lokasi ini.

Dari pintu masuk menuju lokasi utama Anitkabir, pengunjung masih harus berjalan lagi sekitar 15 menit. Tak usah khawatir, pihak Anitkabir telah menyediakan servis bus yang bisa mengantarkan pengunjung dari pintu masuk menuju lokasi utama Anitkabir. Pengunjung bisa menunggu servis bus di halte terdekat. Bus akan datang setiap 15 menit sekali.

Sepanjang perjalanan menuju lokasi utama, pengunjung akan disuguhkan pemandangan bunga-bunga dan pepohonan cantik. Kawasan ini bernama Barış Parkı (Taman Perdamaian). Tanaman yang berada di taman ini berasal dari 24 negara.

Anitkabir tidak hanya sekadar makam, namun juga tempat yang tepat untuk mempelajari sejarah Turki. Mulai dari halaman depan, pengunjung bisa menyaksikan Menara Istiklal dan Menara Hurriyet. Menara Istiklal di sisi kanan melambangkan kesetiaan bangsa Turki. Menara ini berisi miniatur kawasan Anitkabir.

Sedangkan di sisi kiri terdapat Menara Hurriyet. Melambangkan kebebasan atau kemerdekaan. Di Menara Hurriyet terdapat beberapa pernyataan singkat Ataturk tentang konsep kemerdekaan. Selain itu juga terpampang foto-foto yang menunjukkan proses pembangunan Anitkabir dan sampel batu yang digunakan dalam konstruksi.

Masuk ke bagian dalam Anitkabir, pengunjung akan melewati jalan setapak bernama Aslanli Yol (Jalan Singa). Di jalan ini terdapat 12 pasang patung singa yang menghadap ke bawah di sisi kanan dan kiri. Hingga mencapai komplek utama di mana terdapat 3 bangunan di sisi halaman upacara seluas 129 x 84,5 m2, yakni Museum Anitkabir Ataturk, Menara Mehmetcik, dan Makam Ataturk. Di seberang bangunan makam Ataturk juga terdapat makam Ismet Inonu yang merupakan Presiden kedua Turki.

Di Museum Anitkabir Ataturk pengunjung dapat mengetahui sejarah kemerdekaan Turki, mengenal sosok Ataturk termasuk menyaksikan barang-barang peninggalan milik Ataturk. Tak bisa berbahasa Turki? Tenang saja, terdapat penjelasan dalam bahasa Inggris di setiap barang yang dipamerkan.

Ataturk, Pendiri Turki

Anitkabir memang dirancang untuk mengenang Mustafa Kemal Ataturk, pendiri Turki sekaligus presiden pertama Turki. Sosok yang sangat dicintai oleh masyarakat Turki hingga kini. Mustafa lahir pada 1881 di Tesalonika, Yunani. Ia lahir di tengah keluarga kelas menengah. Ayahnya, Ali Riza Efendi bekerja di berbagai bidang: seorang perwira militer, pegawai yayasan saleh, dan beberapa waktu juga seorang pedagang kayu.

Sejak usia 12 tahun, Mustafa telah dikirim orang tuanya ke sekolah militer. Di sekolah ini, guru matematikanya yang bernama Mustafa Bey memberikan nama Kemal karena kecerdasannya. Mustafa Kemal menyelesaikan Sekolah Menengah Atas Militer Monastir dan memulai Perguruan Tinggi Militer di Istanbul. Pada 1902 ia luus dengan pangkat letnan dan melanjutkan pendidikannya di Akademi Militer hingga 1905 dan lulus dengan pangkat kapten.

Semasa hidupnya, Mustafa Kemal terlibat dalam sejumlah peperangan, seperti perang melawan Italia di Libya pada 1911-1912 dan Perang Dunia I (1914-1918). Pada 1915, Mustafa Kemal berperan besar dalam membantu menghentikan Inggris dan Perancis di Istanbul. Ia pun dipromosikan menjadi Brigadir Jenderal pada 1 April 1916.

Ketika Kekaisaran Ottoman menyerah kepada Sekutu pada Oktober 1918 dan menduduki wilayah Ottoman, kaum revolusioner Turki menunjukkan perlawanan yang kemudian menjadi perang kemerdekaan Turki (19 Mei 1919 – 29 Oktober 1923).

Ketika TBMM (Majelis Agung Nasional Turki) mengumumkan kemerdekaan Turki pada 29 Oktober 1923, Mustafa Kemal juga terpilih sebagai Presiden pertama Turki. Berbagai program revolusioner di bidang sosial dan reformasi politik untuk memodernisasi Turki, termasuk emansipasi perempuan dan penghapusan institusi Islam, serta pengenalan hukum dan budaya barat dimulai.

Barulah pada 1935, nama Ataturk disematkan di belakang namanya yang berarti “Bapak Negara Turki”. Ia memimpin Turki hingga akhir hayatnya (10 November 1938). Meski telah tiada, nama dan jasanya akan selau dikenang oleh masyarakat Turki. (Lin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here