WHO Membuka Kantor Baru di Turki untuk Meningkatkan Perang Melawan Virus

0
31
Warga yang mengenakan masker pelindung berjalan di jalan, di Ayvalık, sebuah kota di Balıkesir, Turki barat, 9 September 2020. (Foto AP)

BERITATURKI.COM, Istanbul – Kantor Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang baru diresmikan di Istanbul akan berfungsi sebagai pusat respons utama terhadap krisis kesehatan, dibuka pada hari Kamis (10/09/2020) dalam sebuah upacara dengan partisipasi pejabat dari WHO dan pemerintah Turki.

Kantor tersebut akan berfungsi sebagai “titik referensi dan panduan” dalam tanggap darurat, menurut pejabat tersebut. Menteri Kesehatan Turki Fahrettin Koca dan Hans Kluge, direktur regional WHO untuk Eropa, menghadiri upacara tersebut melalui tautan video.

Kantor baru akan beroperasi sebagai unit operasional dari Divisi Keadaan Darurat dan Penyakit Menular Kantor Wilayah Eropa WHO. Kemudian, WHO berupaya meningkatkan kapasitasnya untuk membantu negara-negara anggota dengan dibukanya kantor tersebut, yang juga akan mencakup pusat pelatihan untuk unit pendukung operasional.

Berbicara pada upacara tersebut, Koca mengatakan peran Turki dalam kesehatan regional dan global meningkat dalam dua dekade terakhir di bawah kepemimpinan Presiden Recep Tayyip Erdoğan. “Sistem perawatan kesehatan kami, yang dibangun kembali sejalan dengan pengalaman kami sebelumnya dan diplomasi kemanusiaan di jantung kebijakan luar negeri kami, adalah dua pilar dari peran aktif kami dalam masalah kesehatan global dan regional,” kata Koca.

Dia mengatakan hubungan Turki dengan WHO, mitra terdekatnya di bidang kesehatan, “lebih berlapis dan beragam dari sebelumnya”, dan kantor baru tersebut adalah salah satu contoh konkret dari hubungan yang lebih baik ini.

“Kantor, yang yayasannya bekerja sejak 2013, akan berkontribusi pada perawatan kesehatan global dan regional dengan memadukan keahlian teknis WHO dengan peran pelopor negara kita dalam keadaan darurat kemanusiaan dan kesehatan. Ini akan berfungsi dalam intervensi terhadap krisis kemanusiaan, pencegahan keadaan darurat dan tanggap darurat, manajemen risiko dan pembangunan kapasitas di kawasan Eropa, terutama terhadap wabah Covid-19. Hal itu akan menjadikan Turki sebagai hub sentral di bidang-bidang tersebut,” katanya.

Turki telah mendapatkan pujian dari WHO atas keberhasilannya memerangi virus. Namun, infeksi virus korona telah meningkat kembali selama beberapa minggu terakhir, dengan tingkat infeksi harian yang perlahan tapi pasti naik.

Dalam upaya untuk mencegah peningkatan lebih lanjut dalam tingkat infeksi, Kementerian Dalam Negeri pada hari Selasa menyatakan mengenakan masker di luar ruangan sebagai wajib di semua provinsi. Peraturan tersebut sebelumnya hanya berlaku untuk kota-kota yang terkena dampak terparah, dengan banyak provinsi yang hanya mewajibkan penggunaan masker di jalanan yang sering padat saja.

Sumber : Daily Sabah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here