[Wawancara Eksklusif] Ketua Persatuan Mahasiswa Internasional (UDEF) Turki, “Virus Tidak Lebih Kuat Dari Kita”

0
186
UDEF Baskani
Presiden Federasi Asosiasi Mahasiswa Internasional (UDEF)

Insya Allah, dengan izin Allah september kita akan memulai aktivitas pembelajaran secara normal kembali

BERITATURKI.COM, Istanbul (18/04)- Federasi Asosiasi Mahasiswa Internasional (UDEF) merupakan lembaga asosiasi pelajar asing terbesar di Turki, telah didirikan sejak 16 tahun yang lalu, atau tepatnya pada tahun 2004 di Turki. Selama 15 tahun terkahir, UDEF merupakan payung organisasi mahasiswa internasional, dimana dibawah payung ini terdiri dari 65 persatuan mahasiswa internasional di setiap provinsi yang ada di Turki. Saat ini kami menangani sekitar 55 ribu pelajar internasional di 75 kota yang ada di lebih dari 25 provinsi di seluruh Turki. Selain itu, UDEF juga telah memiliki ribuan lembaga/organisasi partner yang ada di seluruh dunia, dimana UDEF telah dipercayakan sebagai pusat koordinasi lembaga pelajar Internasional dari 5 benua. Setiap tahun UDEF melaksanakan simposium internasional yang menghadirkan pelajar-pelajar berpengaruh dari seluruh dunia. Tahun ini juga akan dilaksanakan di kota Sakarya, informasi terkini bisa di akses di www.udef.org.tr.

Dalam menanggulangi isu Covid-19 ini, BERITATURKI.COM telah berhasil mewawancarai Presiden UDEF Dr. Ali Bolat, beliau merupakan pakar sejarah islam untuk kawasan Eropa dan Asia Tengah dimana penelitiannya adalah mengenai hubungan dan peran Turki di kawasan Kaukasia dari masa Ottoman sampai dengan sekarang. Mr Ali Bolat juga saat ini dipercayakan sebagai dosen tetap  di kampus Internasional Islamic Zaim University (IZU) dan dosen luar biasa di beberapa kampus lainnya.

Berikut petikan wawancara dengan Mr. Ali Bolat, yang dilakukan oleh kontributor kantor Beritaturki.com, langsung dari Istanbul;

  1. Bagaimana perkembangan penyebaran perkembangan kasus Covid-19 di Turki?

Untuk saat ini, Alhamdulillah Turki termasuk negara yang terbaik dalam masalah penanganan Corona Virus ini. Sejak kasus pertama terjadi di Turki, pihak kementerian di Turki telah mengambil tindakan yang serius dan terstruktur. Dan juga masyarakat Turki dan juga Organisasi Kemasyarakatan (STK/Ormas) mengikuti perkembangan dan arahan yang dikeluarkan secara resmi oleh pihak pemerintah. Sampai dengan saat ini Alhamdulillah setiap orang telah diperiksa dan dinyatakan positif telah diberikan penangaanan yang baik dan terus dikontrol. Saya percaya, efek korona tidak akan terlalu banyak memberikan efek negative terhadap Turki secara umum.

  • 2. Bagaimana Peran UDEF dalam memberikan informasi kepada mahasiswa asing yang kuliah di Turki?

Total pelajar internasional yang berkuliah di Turki hari ini sekitar 178.000 orang lebih, jadi kami sebagai lembaga yang diakui oleh Pemerintah mendengaar dan melaksanakan arahan-arahan dan informasi yang diberikan oleh negara. Dan setiap arahan tersebut kami telah menyampaikan kepada semua lembaga yang ada dibawah payung kita dengan cara yang menarik. Kami telah mengingatkan kepada para pelajar baik yang tinggal di asrama maupun yang tinggal di rumah, agar mereka menjaga kebersihan sesuai dengan standar kesehatan yang telah disampaikan oleh pihak dinas kesehatan setempat. Semenjak dimulainya Pembatasan Sosial pada tanggal 16 maret lalu di Turki. Para mahasiswa tidak bisa kembali ke negaranya masing-masing , dan kebanyakan mereka mereka tinggal di rumah masing-masing, kami telah membagikan ribuan bantuan sembako ke tempat tinggal mereka masing-masing. Selain kami berusaha memberikan bantuan pokok kepada mereka, kami juga memberikan pendidikan atau seminar secara online kepada mereka seperti; seminar tentang kesehatan, belajar mengaji online, perlombaan secara online, hingga kursus desain grafis secara online. Hal ini kita menjaga semangat dan memberikan motivasi kawan-kawan pelajar selama masa Social Distancing ini. Bahkan kami telah berusaha menelepon mereka satu-satu untuk menjaga silaturahim dengan sesama mereka. Juga kami juga menyambungkan kepada lembaga kesehatan pemerintah bagi yang membutuhkan perawatan ataupun layanan kesehatan secara online.

  • 3. Tindakan apa yang anda ambil terhadap lembaga-lembaga perwakilan di Seluruh Turki?

Semua lembaga perwakilan kami tidak bisa kami laksanakan secara normal, akan tetapi kami kami memberlakukan sistem Shift. Semua meeting yang kami lakukan hanya melalui media online misalnya rapat kordinasi dan lain-lain. Akan tetapi kawan-kawan kita yang bekerja di lapangan yang bertugas membagikan sembako dan lain-lain kepada masyarakat dan pelajar  mereka tetap beraktivitas dengan syarat menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) yang lengkap. Kami selalu melakukan semua hal ini semua secara serius karena hal itu sangat sensitive menyangkut keselamatan jiwa manusia.

  • 4. Apa saja saran dan masukan anda kepada para pelajar internasional yang berkuliah di Turki?

Yang pertama, mereka harus tetap menjaga Social Distancing dengan cara tetap berada  di rumah atau asrama masing-masing, kedua tetap mengikuti kuliah secara online yang diberikan oleh masing-masing kampus, ketiga ikutilah program-program dari UDEF secara online, keempat bagi yang membutuhkan bantuan  kesehatan maupun sembako silahkan menghubungi pihak kami atau bisa juga dengan menghubungi nomor kontak yang telah disediakan oleh pemerintah baik untuk pelayanan kesehatan maupun pelayanan sosial serta lembaga-lembaga swasta seperti IHH, VEFA grubu, dan lain-lain. Kami juga berharap kepada kawan-kawan pelajar internasional, sering-seringlah membagikan informasi mengenai Covid-19 ini kepada para anggotanya dengan bahasa mereka masing-masing dengan cara yang kreatif misalnya melalui video pendek dan juga infografis misalnya hal ini juga sangat bagus apabila bisa disebarkan juga kepada keluarga dan sahabat mereka di negara masing-masing. Karena semakin banyak orang memahami tentang pencegahan korona ini, maka semakin mudah kita melakukan pencegahan terhadap penyebaran virus ini.

  • 5. Apakah anda memiliki informasi mengenai kapan masa pandemic ini akan berakhir dan bagaimana proses pendidikan di Turki beberapa bulan kedepan?

Insya Allah virus ini dalam waktu dekat, untuk beberapa wilayah Turki terutama berkaitan dengan dunia pendidikan kita prediksikan pada bulan September ini akan kondusif. Insya Allah kita pada musim panas ini kita akan berhasil melawan pandemic dengan cara berusaha dan berdo’a kepada Allah swt. Salam saya kepada seluruh masyarakat Indonesia, saya berharap agar mereka tetap sehat-sehat saja, jangan lupa jaga kebersihan dan makan makanan yang yang baik dan halal, serta tetap menjaga upaya preventif. Virus tidak lebih kuat dari pada kita, karena usaha pencegahan kita itulah yang lebih kuat. Selebihnya kita bertawakkal kepada Allah Swt.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here