Walikota Istanbul İmamoğlu Akan Memajang Potret Sultan Muhammad al-Fatih yang Dibeli Dari London

0
192

Lukisan seharga Rp. 13 Milyar itu akan di pajang di Istanbul bersama lukisan lainnya yang telah dikoleksi Pemerintah Turki dan Istanbul Municipality.

BERITATURKI.COM, İstanbul| Potret Sultan Muhammad II (al-Fatih) Kesultanan Turki Utsmani, yang dibeli oleh Pemerintah Provinsi Kota Metropolitan Istanbul (IBB) pada bulan Juni lalu, dipajang untuk wartawan pertama kalinya pada hari Jumat (29/08) oleh sang walikota kota, Ekrem Imamoğlu. Potret sultan, yang juga dikenal sebagai Mehmet Sang Penakluk atas penaklukannya terhadap Ibukota Kekaisaran Bizantium pada tahun 1453, akan segera dipamerkan untuk umum. Lukisan itu dibeli di pelelangan di Christie’s London.

Pemerintah kota memicu kontroversi karena membelinya dengan harga mahal dengan harga 770.000 pound (atau setara 13 Milyar Rupiah) untuk lukisan itu, yang menurut beberapa pengguna media sosial secara keliru dikaitkan dengan seniman terkenal Italia abad ke-15, Gentile Bellini. Meskipun tidak diketahui secara pasti apakah Bellini sendiri yang melukisnya, namun diyakini bahwa lukisan itu dibuat di bengkel lukisan Bellini di Italia.

Identitas orang yang dilukis di sebelah sultan Ottoman juga menjadi bahan perdebatan. Imamoğlu mengatakan ada interpretasi yang berbeda oleh para ahli tetapi sebagian besar percaya itu adalah Cem Sultan, putra bungsu sultan yang terpaksa diasingkan setelah ia kalah dalam pertempuran suksesi dari saudaranya Sultan Bayezid II setelah kematian Muhammad al-Fatih.

Imamoğlu mengatakan kepada wartawan di Balai Kota bahwa lukisan itu akan dibuka untuk pengunjung pada 6 Oktober 2020, atau bertepatan dengan hari peringatan pasukan Turki merebut kembali kota itu dari pasukan penyerang setelah Perang Dunia I. “Sungguh perasaan yang luar biasa memiliki lukisan seperti itu. Fatih (Sang Penakluk) kembali ke Istanbul, “kata walikota kepada wartawan. Dia mengatakan bahwa bersama dengan publik, beberapa negarawan dan keturunan sultan Ottoman terakhir (Sultan Abdul Hamid II) turut diundang ke upacara pemajangan potret tersebut pada bulan Oktober nanti.DS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here