Wakil Ketua AKP : Laporan Uni Eropa Tidak Mencerminkan Gambaran Nyata di Turki

0
32
Cevdet Yilmaz, Wakil Ketua Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP)

BERITATURKI.COM, Ankara – Seorang pejabat senior partai yang berkuasa di Turki mengkritik laporan Komisi Eropa pada hari Sabtu (10/10/2020) tentang Turki, dengan mengatakan laporan itu “tidak mencerminkan gambaran nyata mengenai perkembangan di Turki.”

Cevdet Yilmaz, Wakil Ketua Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP), mengatakan dalam pernyataan tertulis bahwa laporan tentang Turki didasarkan pada asumsi yang tidak relevan dengan realitas negara.

Komisi Eropa pada hari Rabu menerbitkan Strategi Pembesaran 2020 dan laporan negaranya.

Menekankan bahwa Turki adalah negara kandidat UE yang telah berkomitmen untuk proses aksesi meskipun “blokade politik yang dibuat oleh UE,” Yilmaz mengatakan, “UE telah menghentikan proses aksesi Turki dengan secara tidak adil membawa masalah Siprus ke hadapan Turki dan dengan mengabaikan penghalang politik yang ditempatkan oleh Negara Anggota tertentu.”

Yilmaz juga menunjukkan bahwa UE tidak memperhatikan kudeta yang gagal pada 15 Juli di Turki dan masalah keamanan lainnya.

“Turki melakukan upaya intens untuk memastikan keseimbangan antara kebebasan dan keamanan meskipun semua ancaman dihadapi,” katanya.

Yilmaz menambahkan, “Kami berharap teman-teman dan sekutu Eropa kami mendukung Turki, daripada mengkritik upaya kami untuk menjaga tatanan demokrasi, supremasi hukum, dan hak-hak fundamental dan kebebasan warga negara serta untuk menjaga perdamaian sosial.”

“Dalam laporan tersebut, Uni Eropa, mengabaikan tindakan pemerintah Siprus Yunani, mengkritik aktivitas eksplorasi Turki untuk sumber daya hidrokarbon di Mediterania Timur. Menjelajahi sumber daya hidrokarbon di Mediterania Timur adalah hak sah untuk Turki yang berasal dari hukum internasional.

“Turki membela haknya sendiri dan hak Republik Turki Siprus Utara, menghormati hak orang lain dan mengundang negara-negara di kawasan itu untuk bernegosiasi untuk kepentingan bersama semua,” tambahnya.

Yilmaz juga menekankan bahwa “Turki yang kuat, stabil, sejahtera, dan demokratis adalah untuk kepentingan UE dan sebaliknya. Turki dan UE memiliki potensi untuk menciptakan solusi di banyak bidang seperti masalah pengungsi, keamanan, energi, dan ekonomi.”

Sumber : Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here