Usai Restorasi, Kastil Silifke Terbuka untuk Wisatawan

0
106

Turki. Kastil bersejarah Silifke yang berada di distrik Silifke di provinsi Mersin sedang mengalami restorasi ekstensif untuk mempromosikan pariwisata di kawasan tersebut. Provinsi ini telah menjadi pusat permukiman sejak periode Romawi. Pada tahun-tahun berikutnya kastil ini menjadi salah satu markas penting dari Kekaisaran Ottoman usai penaklukan Siprus.

Selain restorasi ekstensif yang dilakukan di kastil, penggalian arkeologi juga dilakukan di tempat yang sama sejak tahun 2011. Dari aktifitas tersebut telah banyak ditemukan jejak-jejak bersejarah pada periode Romawi, Bizantium, Karamanid dan Ottoman. Pekerjaan penggalian tersebut dipimpin oleh profesor Ali Boran dari Fakultas Sastra Universitas Selçuk (SU), dan timnya berjumlah 15 orang.

Dalam karya-karya sebelumnya, ditemukan tekstur eksterior kastil façade. Sedangkan pada penggalian yang dilakukan tahun ini ditemukan “hisarpece“, yaitu konstruksi yang memisahkan antara parit dan tembok kota. Seluruh temuan selama penggalian di dalam kastil telah dikirim ke Direktorat Museum untuk didaftarkan, dibersihkan, dan dipajang.

Selain penggalian arkeologi, restorasi Kastil Silifke memastikan bahwa benteng di area kastil akan tetap berdiri agar generasi mendatang dapat turut melihat peninggalan sejarah ini. Restorasi dilakukan oleh Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata beserta Gubernur Mersin dengan prioritas restorasi ke bagian dinding benteng.

Perubahan signifikan kastil Silifke

Dilansir dari Anadolu Agency, profesor Ali Boran mengatakan bahwa penggalian dan restorasi berlangsung secara bersamaan. Boran mencatat bahwa selama penggalian, beberapa contoh arsitektur terbaik zaman Ottoman di Anatolia telah terungkap. Sebuah masjid, bangunan komersial, dan rumah-rumah juga telah digali.

“Kastil Silifke sedang mengalami perubahan besar. Tempat ini akan menjadi destinasi wisata sejarah dan budaya dalam beberapa tahun kedepan. Menyaksikan atraksi matahari terbit, matahari terbenam, dan bulan purnama dari Kastil Silifke adalah sebuah pengalaman yang sangat menyenangkan. Kami mengharapkan hal tersebut dapat menarik banyak pengunjung,” Boran menambahkan.

Boran lebih lanjut mencatat bahwa Departemen Kebudayaan dan Pariwisata, gubernur provinsi, serta Pemerintahan Distrik Silifke dan Kota Metropolitan Mersin merasa proyek ini sangat penting.

“Menteri Pembangunan Lütfi Elvan, dari AK Party (Partai Keadilan dan Pembangunan) Mersin  cukup banyak berkontribusi dalam proyek ini. Gubernur Ali İhsan Su dan Gubernur Distrik Silifke, Şevket Cinbir, juga turut mengikuti dengan seksama proyek tersebut,” ungkap Dr. Razan Aykaç dari Departemen Sejarah dan Seni Universitas Selçuk.

Ia juga bertanggung jawab atas pekerjaan laboratorium terkait temuan yang dikumpulkan di kastil, serta mencatat barang-barang seperti keramik, logam, batu, kayu dan kaca telah ditemukan di lokasi penggalian.

Barang-barang ini dibersihkan di laboratorium dan kemudian diukur, digambar serta diklasifikasikan.

“Artefak-artefak ini milik periode Romawi, Bizantium, Karamanid dan Ottoman. Artefak tersebut memainkan peran penting dalam menyinari sejarah, baik di wilayah Silifke maupun area kastil secara khusus. Temuan-temuan ini memberikan informasi penting tentang sejarah Anatolia,” ungkap Aykaç.(Yn)

Sumber: Daily Sabah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here