Upacara Kenegaraan Diadakan untuk Pemakaman Mantan Perdana Menteri Turki

0
52

Negara kami, politik telah kehilangan nilai penting, kata ketua parlemen Turki, Mustafa Sentop.

BERITATURKI.COM, Ankara – Mantan perdana menteri Turki Yildirim Akbulut dihormati pada hari Kamis (15/04/2021) dalam pemakaman kenegaraan di parlemen.

“Negara dan politik kami telah kehilangan nilai penting, seorang politisi dengan gayanya sendiri, dan nama simbol,” kata Ketua Parlemen Mustafa Sentop saat pemakaman.

Sentop mencatat bahwa Akbulut dikenal karena ketulusan, kejujuran dan kerendahan hatinya. “Dia adalah seorang negarawan di antara rakyat,” katanya.

Keluarga dan kerabat Akbulut, serta melayani dan mantan pejabat senior dan kepala serta anggota partai politik menghadiri pemakaman tersebut.

Yildirim Akbulut

Akbulut, yang pernah menjabat sebagai perdana menteri dan ketua parlemen, meninggal pada hari Rabu di Ankara, ibu kota Turki. Dia berusia 86 tahun. Seorang anggota parlemen selama hampir dua dekade – dari 1983 hingga 2002 – Akbulut telah menerima perawatan di Rumah Sakit Universitas Ankara.

Ia lahir di provinsi timur Erzincan pada 15 November 1935, lulus dari Fakultas Hukum Universitas Istanbul dan bekerja sebagai pengacara sebelum terjun ke dunia politik. Salah satu pendiri Partai Anavatan (Tanah Air), pada 1983, Akbulut menjadi anggota parlemen mewakili Erzincan.

Dia menjabat sebagai menteri dalam negeri Turki dari 1984 hingga 1987 di bawah Perdana Menteri Turgut Ozal. Terpilih kembali menjadi anggota parlemen pada pemilihan umum 1987, Akbulut menjadi ketua parlemen dan menjabat hingga tahun 1989.

Tahun itu, Akbulut membentuk pemerintahan sebagai perdana menteri, dan melanjutkan karir politiknya sebagai ketua Partai Anavatan. Pada 1999, dia kembali terpilih sebagai ketua parlemen, sebuah jabatan yang dia pegang hingga tahun 2000.

Setelah meninggalkan Anavatan untuk bergabung dengan True Path Party (DYP), dia mencalonkan diri untuk kursi parlemen yang mewakili Istanbul. Ketika partainya gagal melampaui ambang batas pemilihan, dia meninggalkan parlemen pada 2002.

Akbulut menikah dengan Samia Akbulut, mantan anggota Mahkamah Konstitusi, dan mereka memiliki tiga orang putri.

Sumber : Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here