Turkiye Menandai 70 Tahun Aksesi ke NATO

Selama era Perang Dingin dan setelahnya, Turkiye bertanggung jawab, memimpin anggota aliansi, kata Kementerian Luar Negeri.

BERITATURKI.COM, Ankara – Turkiye pada hari Jumat (18/02/2022) menandai peringatan 70 tahun keanggotaannya di NATO.

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri negara itu mengatakan: “Selama era Perang Dingin dan setelahnya, Turkiye telah menjadi salah satu anggota Aliansi yang bertanggung jawab dan terkemuka.”

Selain perannya dalam mempertahankan perbatasan NATO, katanya, Turkiye telah membuat “kontribusi luas untuk misi dan operasinya.”

Pernyataan itu juga mengatakan Turkiye telah menjadi “sekutu utama yang memetakan arah NATO” sejalan dengan nilai-nilai penting blok itu dan melalui “pendekatan berprinsip dan visioner.”

Turkiye melakukan bagiannya mengenai pertahanan dan keamanan, dan “memberikan kontribusi yang berarti dan tulus untuk proses perubahan dan transformasi di NATO,” tambahnya.

Sekutu NATO akan tegas dalam mengejar upaya, terutama dalam memerangi segala bentuk dan manifestasi terorisme yang mengancam tidak hanya Turkiye tetapi seluruh kawasan Euro-Atlantik, untuk keamanan dan stabilitas, kata pernyataan itu lebih lanjut.

“Dalam hal ini, kami mengharapkan Sekutu kami untuk dengan sempurna menunjukkan persatuan dan semangat solidaritas yang merupakan landasan NATO,” tutupnya.

Secara terpisah, seorang anggota parlemen senior Turki juga menandai 70 tahun sejak aksesi Turkiye ke NATO.

Osman Askin Bak, kepala delegasi Turki untuk Majelis Parlemen NATO, mengatakan Turkiye adalah “di antara lima sekutu teratas yang paling berkontribusi pada operasi dan misi NATO.”

Ini juga “di antara tujuh sekutu teratas yang berkontribusi paling besar terhadap anggaran yang didanai bersama, dan menonjol sebagai kekuatan militer terbesar kedua NATO,” katanya lebih lanjut.

Senjata dan amunisi asli Turkiye memberikan kontribusi besar untuk pencegahan NATO, kata Bak.

Menandai hari itu juga Kementerian Pertahanan Turki.

Dikatakan di Twitter bahwa Turkiye terus memberikan kontribusi signifikan bagi NATO.

Itu adalah di antara lima negara teratas yang berkontribusi paling besar kepada NATO selama pandemi virus corona, kata kementerian itu.

Turkiye telah berhasil memenuhi semua tugas dan misi yang telah dilakukan dan terus melakukannya, tambahnya.

Turkiye bergabung dengan aliansi militer di antara 29 negara Amerika Utara dan Eropa pada tahun 1952, membanggakan memiliki tentara terbesar kedua di antara negara-negara anggota setelah AS.

Ini sangat mementingkan peran NATO dalam menjaga keamanan dan stabilitas di kawasan Euro-Atlantik.

Dibentuk pada tahun 1949, tujuan NATO adalah untuk menjamin kebebasan dan keamanan anggotanya melalui cara politik dan militer.

Sumber : Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here