Turki : Turis Rusia Tidak Terpengaruh Kebijakan Pencegahan Covid-19

0
34
Wisatawan asing di Turki (Foto : AA)

Asosiasi Operator Tur Rusia mengatakan Turki tetap menjadi tujuan utama turis Rusia meskipun ada kebijakan pencegahan Covid-19 yang baru

BERITATURKI.COM, Istanbul – Kebijakan pandemi baru Turki seperti masker wajah yang diwajibkan di semua tempat umum dan melarang semua acara musik tidak berdampak buruk pada jumlah pemesanan wisata oleh wisatawan Rusia. Operator tur tidak melihat efek negatif pada pemesanan baru untuk tujuan wisata Turki meskipun keputusan Turki untuk memperketat langkah-langkah untuk membendung Covid-19, The Association of Tour Operators in Russia (ATOR) mengatakan pada hari Senin (14/09/2020).

Turki mewajibkan masker wajah dan tindakan pencegahan lain di semua tempat umum, melarang acara musik langsung, dan melarang pemutaran musik rekaman setelah tengah malam di restoran dan tempat hiburan, menurut siaran pers Kementerian Dalam Negeri Turki pekan lalu. Turki juga menerapkan beberapa jenis aturan kebersihan berstandar tinggi untuk membendung pandemi di fasilitas wisata, seperti melarang prasmanan dan memaksa jarak sosial juga di pantai dan di kolam renang.

Warga Rusia dikenal tidak suka memakai masker terlalu banyak, tetapi tindakan seperti itu tidak dapat membuat takut turis yang ingin beristirahat di Turki, bunyi pernyataan ATOR. Dikatakan juga bahwa 90% turis Rusia tidak pernah meninggalkan hotel tempat mereka menginap selama liburan karena hotel Turki memiliki semua sistem inklusif, termasuk toko yang menjual perhiasan atau pakaian.

Menyinggung acara musik, laporan itu mengatakan Turki sudah menjadi tujuan resor keluarga dan 30% turis asing di hotel adalah anak-anak. Acara musik keras dan disko selalu menjadi faktor yang mengganggu dan menjadi sumber keluhan bagi beberapa keluarga yang memiliki anak.

Laporan itu juga mengatakan bahwa reservasi baru turis Rusia diperkirakan akan lebih baik pada September daripada Agustus meskipun ada pembatasan pandemi baru. Turki akan tetap menjadi tujuan utama turis Rusia, tambahnya.

Pandemi virus korona, yang berasal dari China Desember lalu, telah menyebar ke seluruh dunia, menginfeksi lebih dari 29 juta orang dan menewaskan lebih dari 924.000 orang. Turki sejauh ini telah mencatat lebih dari 291.000 infeksi, sementara hampir 259.000 di antaranya pulih dan lebih dari 7.000 meninggal. Akibat pandemi tersebut, beberapa sektor, terutama pariwisata dan perjalanan, menghadapi masalah terkait kebijakan pencegahan seperti lockdown.

Sumber : Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here