Turki, Surga Bagi Juara Windsurfing

0
36

Istanbul. Peselancar profesional Lena Erdil mengatakan bahwa Turki adalah surga untuk windsurfing karena adanya tiga lautan berbeda yang mengelilingi negara dua benua ini. Wanita yang meraih predikat Juara Dunia dalam slalom windsurfing pada tahun 2018 ini menuturkan bahwa masih adanya kesalahpahaman terkait olahraga yan hanya diperuntukkan bagi orang kaya saja.

“Ketika Anda membeli peralatan selancar, Anda bisa merasakan sensasi ombak di laut dan angin bebas. Perlombaan windsurfing berlangsung 3-4 menit, sangat singkat, cepat dan penuh adrenalin,” tutur Erdil.

Dilansir dari Anadolu Agency, Erdil memiliki target untuk memecahkan rekor dunia.

“Saya ingin menjadi surfer tercepat di dunia. Saya mencoba memecahkan rekor pada tahun 2012 di Namibia dan mencapai 85km per jam, namun saya hanya mampu mencapai kecepatan 0,024 knot. Itu adalah pengalaman yang menyedihkan namun sangat penting. Saat ini saya adalah peselancar tercepat di Turki dan salah satu yang tercepat di dunia,” ungkap Erdil.

Erdil juga berbagi pengalamannya dengan hiu saat kompetisi windsurfing di Afrika Selatan.

“Saya memukul hiu saat sedang berselancar. Memang nyata, namun saya hampir tidak percaya. Saya melihat sesuatu lewat di bawah papan selancar di laut dan saya mencoba tetap tenang,” ungkap Erdil.

“Saya ingin meyakinkan bahwa itu bukan hiu. Itu adalah salah satu momen paling menakutkan dalam hidup saya. Saya duduk di papan beberapa menit dan tidak bisa bergerak dan berpikir bahwa hiu itu tidak akan menyerang. Saya berhasil berdiri di atas papan selancar, tetapi saya terjatuh kedalam air dan beruntung saya selamat dan bergegas kembali ke pantai,” tambahnya.(Yn)

Sumber: Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here