Turki Produksi Obat Kanker Biosimilar

0
97

Ankara. Menteri industri dan teknologi Turki pada hari Minggu, 18 November 2018, melakukan kunjungan ke laboratorium genetika di mana penelitian terhadap obat bius kepala dan leher yang pertama diproduksi secara lokal di negara tersebut sedang dilakukan. Obat biosimilar adalah obat yang mirip dengan “obat referensi” yang diproduksi setelah berakhirnya paten farmasi terakhir. Mustafa Varank menghadiri pameran pertama tahap produksi obat di Pusat Penelitian Marmara dari Pusat Penelitian Ilmiah dan Teknologi Turki (TUBITAK).

“Kami ingin mendapatkan teknologi ini untuk negara kami dengan mengembangkan obat bioteknologi lokal,” kata Varank selama kunjungan ke Proyek Pengembangan Obat dan Produksi Biosimilar Obat-Obatan (BIOSIM).

BIOSIM adalah sebuah proyek yang target dan tujuannya yaitu untuk memproduksi obat  kanker di kepala dan leher, Varank menambahkan bahwa ada 180 obat biosimilar berbeda yang mampu diproduksi oleh Turki. Ia mengatakan bahwa proyek tersebut berhasil menghasilkan obat kanker yang rencananya disiapkan untuk pengiriman ke sektor swasta pada Mei tahun depan.

Para ahli mengatakan bahwa obat yang diproduksi oleh BIOSIM akan memiliki nilai pasar sebesar $ 1 juta per kilogram. Sementara kemoterapi saat ini adalah pengobatan yang paling banyak digunakan untuk kanker, beberapa tahun terakhir telah dimulai penggantian secara bertahap dengan obat bioteknologi atau biofarmasi yang dikembangkan dari sel-sel hidup, dibandingkan dengan reaksi kimia.

Pengembangan dan produksi obat-obatan tersebut memerlukan kemampuan mutakhir dalam biologi molekuler dan rekayasa genetika. Turki mengimpor seluruh kebutuhan obat bioteknologinya yang mewakili 20 % dari sektor farmasi. Ankara ingin meningkatkan investasi ke sektor ini di tengah upaya untuk meningkatkan penelitian dan pengembangan untuk industri teknologi tinggi baik dalam lingkup domestik maupun nasional.(Yn)

Sumber: Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here