Turki Prihatin Atas Kondisi Etnis Uighur di Cina

0
44
Ömer Çelik (juru bicara Partai Keadilan dan Pembangunan (AK) )

BERITATURKI.COM, Ankara – Turki melakukan pendekatan kepada pihak berwenang Cina terkait penahanan 1 juta etnis Uighur dengan keprihatinan, ungkap juru bicara Partai Keadilan dan Pembangunan (AK) pada hari Senin, 25 Februari 2019.

“Sekali lagi, kami menyatakan kepekaan terhadap warga etnis Uighur. Kami mengikuti masalah ini dengan keprihatinan dan menyerukan warga dunia untuk turut mengikuti permasalahan ini,” kata Celik pada pertemuan partai.

Celik menekankan bahwa Turki membela integritas teritorial Cina dan mementingkan keamanan Cina. Namun ia menambahkan bahwa pihaknya ingin menyatakan ketidakpuasan atas penjelasan pemerintah Cina tentang kondisi etnis Uighur.

“Orang-orang ditahan di kamp konsentrasi, banyak dari mereka meninggal dan banyak juga yang dinyatakan hilang,” tambah Celik.

“Kami memiliki kapasitas dan pengalaman untuk memahami masalah dalam memerangi terorisme. Namun, pelanggaran HAM tidak tercakup oleh aturan memerangi terorisme,” lanjut Celik.

Wilayah Xinjiang Cina adalah rumah bagi sekitar 13 juta etnis Uighur. Keberadaan kelompok Muslim Turki, yang membentuk sekitar 45 persen dari populasi Xinjiang itu telah lama dipermasalahkan oleh otoritas Cina. Etnis Uighur mendapat perlakuan diskriminasi agama dan ekonomi. Hingga 1 juta orang, atau sekitar 7 persen dari populasi Muslim di Xinjiang, telah dipenjara dalam upaya memperluas jaringan kamp pendidikan ulang politik, menurut pejabat AS dan pakar PBB.

Dalam sebuah laporan September lalu, Human Rights Watch menyatakan bahwa pemerintah Cina telah melakukan kampanye sistematis berupa pelanggaran hak asasi manusia terhadap Muslim Uyghur di Xinjiang. Menurut laporan setebal 117 halaman itu, pemerintah Cina melakukan penahanan sewenang-wenang, penyiksaan, dan penganiayaan terhadap orang-orang Turki Uighur di wilayah tersebut.(Yn)

Sumber: Anews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here