Turki: Pesanan Perusahaan Industri Pertahanan dan Penerbangan Pecahkan Rekor

0
13

BERITATURKI.COM, Turki – Jumlah pesanan yang diterima perusahaan industri pertahanan dan penerbangan mencapai rekor kenaikan 52 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Asosiasi Produsen Pertahanan dan Dirgantara (SASAD) menunjukkan kinerja yang sukses di industri pertahanan dan dirgantara tahun lalu dengan partisipasi anggotanya yang beroperasi di bidang darat, laut, udara, ruang angkasa dan keamanan.

Dengan demikian, jumlah pesanan yang diterima oleh perusahaan yang beroperasi di industri pertahanan dan penerbangan pada 2018 meningkat sebesar 52 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Tahun lalu, sektor ini mencapai jumlah rekor 12 miliar 204 juta dolar. Omset sektor ini sebesar 8 miliar 761 juta dolar, pendapatan penjualan asing 2 miliar 188 juta dolar, impor 2 miliar 449 juta dolar. Jumlah pesanan pada tahun 2014 sebesar 11 miliar dolar, 7 miliar 686 juta dolar pada 2015, 11 miliar 913 juta dolar pada 2016, dan 8 miliar 55 juta dolar pada 2017.

Pesanan tertinggi yang diterima adalah segmen teknologi platform/sistem darat, diikuti oleh penerbangan sipil dan militer dengan senjata, amunisi, rudal. Mereka menerima pesanan 4 miliar 386 juta dolar untuk platform/sistem darat; 2 miliar 655 juta dolar untuk senjata, amunisi, rudal; 1 miliar 476 juta dolar untuk penerbangan sipil; 1 miliar 473 juta dolar untuk penerbangan militer; 990 juta dolar untuk platform/sistem laut. 86,7 persen keuntungan dari pesanan yaitu 10 miliar 580 juta dolar diambil oleh negara.

Untuk kelangsungan pasar internal, Angkatan Bersenjata Turki harus berintegrasi dengan proyek-proyek yang akan diproduksi untuk modernisasi dan pembaruan inventaris serta masalah dukungan logistik harus dibahas secara efektif di platform terkait. Selain itu, pemasukan produk asli, lokalisasi dan pengembangan teknologi masa depan diharapkan dapat meningkatkan laju produksi. Peningkatan jumlah produk asli yang dapat dipasarkan sektor ini setiap tahunnya meningkat dalam bidang ekspor. (Lin)

Sumber: AA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here