Turki Peringati Tonggak 1 Abad Berdirinya Majelis Agung Nasional (MPR) dan Hari Anak Nasional

0
50

Peeingatan Se-Abad diperingati dengan cara yang tidak biasa karena masyarakat dalam kondisi “Lockdown” disebabkan Covid-19.

BERİTATURKİ.COM, Ankara (23/04) Tepat pada hari ini, Presiden Erdoğan bersama masyarakat Turki merayakan peringatan 100 tahun parlemen negara serta Kedaulatan Nasional dan Hari Anak-Anak, mengatakan: “23 April adalah simbol paling penting dari demokrasi dan kedaulatan bangsa.” Peringatan ini diperingati berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang biasanya mereka berkumpul di Mausoleum Ataturk.

“Ketika tanah air kita diduduki, Majelis Agung Nasional (DPR/MPR.red) kita, yang dibuka seabad yang lalu di Ankara, menjadi pusat perjuangan negara kita dan kebebasan,” kata Recep Tayyip Erdogan dalam pesan video dari kediamannya saat ini di kediamannya di Huber Mansion di Istanbul

Dia juga memperingati pendiri Turki, Mustafa Kemal Ataturk, dan semua pahlawan pendiri Republik Turki, dengan mengatakan: “Republik Turki dibangun di atas konsep persatuan, solidaritas, persaudaraan, dan solidaritas.”

Erdogan: 23 April menunjukkan demokrasi, kedaulatan Turki
Erdogan bersama anak-anak dalam peringatan hari anak nasional tahun lalu.

“Salah satu pahlawan nasional kita, Mehmet Akif Ersoy menulis lagu kebangsaan kita bukan dengan pena, tetapi dengan semangat dan roh yang keluar dari setiap bagian hatinya,” tambah Erdogan.

Lagu kebangsaan kita tidak hanya menggambarkan perjuangan kita untuk kebebasan seabad yang lalu, tetapi juga mengekspresikan semangat yang kita butuhkan saat ini dan, di masa depan, katanya, seraya mengajak seluruh anak bangsa untuk menyanyikan lagu kebangsaan dari balkon dan jendela rumah mereka.

Masyarakat Turki yabg mengikuti anjuran Pemerintah untuk mengurung diri selama 4 hari (22-26 April), tadi malam merayakan peringatan 100 tahun berdirinya TBMM dengan tidak kalah meriah, mereka memutar lagu kebangsaan sambil bertepuk tangan dan menyalakan mercon di atap rumah masing-masing. Meskipun sedang masa “Lockdown” gara-gara Corona, namun mereka tetap semangat mengobarkan api nasionalisme di rumah masing-masing (Lihat; video di atas).

Presiden Erdoğan menandai hari ini sebagai tanda nilai yang diberikan bangsa Turki pada anak-anaknya dan kepercayaan mereka pada kaum muda.

“Sebagai bangsa, kita melihat anak-anak kita sebagai aset kita yang paling berharga di dunia, sama seperti kemerdekaan kita, dan kita menjaga mereka,” katanya.

Menyentuh pandemi coronavirus, ia mengatakan di Turki perjuangan melawan pandemi telah dilakukan dengan karakteristik “tekad, keyakinan dan harapan”.

“Kami percaya bahwa kami akan mengatasi bencana ini dengan izin dan rahmat Allah, kebijaksanaan dan konsentrasi bangsa kami yang terhormat,” tambahnya. Di akhir pidatonya, ia menyanyikan lagu kebangsaan Turki bersama anak-anak via video call. @hazal dikutip dari www.aa.com.tr

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here