Turki Peringati Hari Buruh Dalam Sunyi

0
10
1 Mei Karangan bunga bertema Hari Buruh dan Solidaritas terlihat di dekat Monumen Republik di Taksim Square di Istanbul, Turki, 1 Mei 2021. (Foto AA)

BERITATURKI.COM, Ankara- Turki pada hari Sabtu ini memperingati 1 Mei-Hari Buruh dan Solidaritas pekerja, yang dilakukan di tengah Lockdown Covid-19 yang paling ketat di negara itu hingga saat ini sejak meletusnya kasus Corona pada 11 Maret tahun lalu.

Hari Buruh biasanya ditandai dengan rapat umum dan aksi massa sementara para pekerja dari serikat pekerja menyanyikan lagu dan meneriakkan slogan-slogan untuk hak-hak para pekerja. Tahun ini -sama seperti 12 bulan lalu- perayaan besar-besaran terkendala oleh Pandemi virus Corona.

Polisi Istanbul menahan puluhan orang yang berusaha mengadakan rapat umum May Day di kota itu yang melanggar larangan yang diperintahkan di tengah pandemi virus korona. Sedikitnya 100 demonstran ditahan saat mereka mencoba berjalan ke Taksim Square, area tradisional demonstrasi, dan di area lain di dekatnya termasuk Istiklal Avenue yang populer.

Presiden Recep Tayyip Erdoğan dan pejabat tinggi Turki lainnya turun ke media sosial untuk memperingati Hari Buruh.

“Saya mengucapkan selamat kepada rekan-rekan pekerja saya, yang membuat negara kami tumbuh sambil berkeringat, pada 1 Mei Hari Buruh dan Solidaritas,” kata Erdogan di Twitter.

Wakil Presiden Fuat Oktay menyapa para pekerja dan buruh yang “memberikan kontribusi terbesar bagi pertumbuhan dan perkembangan negara kita,” di Twitter.

Direktur Komunikasi Fahrettin Altun juga turun ke Twitter untuk menandai hari itu, mengatakan, “Kami telah bersama rekan kerja kami dengan semua kekuatan kami hingga hari ini dan kami akan terus mendukung mereka mulai sekarang.”

Menteri Dalam Negeri Suleyman Soylu menandai hari itu dengan sebuah pesan.

“Kami mengucapkan selamat kepada semua pekerja kami yang memberi nilai tambah bagi negara ini dengan upaya mereka,” kata Soylu.

May Day atau International Workers’ Day pertama kali muncul sebagai acara memperingati buruh pekerja sedunia pada 1 Mei 1886, ketika sekelompok pekerja di Amerika Serikat melakukan pemogokan besar-besaran selama delapan jam kerja.

Perayaan Hari Buruh resmi pertama Turki diadakan pada tahun 1923.

Sebagai langkah kesehatan masyarakat untuk melawan virus, Turki memulai penguncian total pada Kamis malam yang akan berlangsung hingga 17 Mei.

Penguncian akan mencakup sisa bulan suci Ramadhan, serta tiga hari Ramadhan Bayram, yang juga dikenal sebagai Idul Fitri.

Sumber: Anadolu/Dailymotion

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here