Turki Mengutuk Serangan Teror di Nice Perancis

0
55

Pejabat tinggi mengungkapkan solidaritas dengan komunitas Perancis melawan terorisme dan kekerasan

BERITATURKI.COM, Ankara – Turki pada hari Kamis (29/10/2020) “mengutuk keras” serangan pembunuhan di kota Nice Prancis yang menewaskan tiga orang.

Polisi mengatakan serangan itu terjadi di Basilika Notre Dame de l’Assumption, sebuah gereja Katolik.

“Tidak ada alasan untuk memaafkan pembunuhan manusia dan membenarkan kekerasan,” kata Kementerian Luar Negeri Turki dalam sebuah pernyataan. “Jelas bahwa mereka yang melakukan serangan brutal seperti itu di tempat ibadah suci tidak pernah mendapat manfaat dari agama, nilai kemanusiaan atau moral”.

Kementerian tersebut mengatakan Turki mendukung komunitas Perancis melawan terorisme dan kekerasan, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para korban, dan berharap pemulihan yang cepat bagi yang terluka.

Wakil Presiden Turki Fuat Oktay, dan Numan Kurtulmus, Wakil Ketua Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) yang berkuasa, juga bereaksi atas serangan kekerasan itu.

“Kekerasan dan teror, terutama jika terjadi di tempat ibadah, tidak dapat dikaitkan dengan norma agama atau moral,” kata Oktay dalam sebuah pernyataan. “Dengan ini saya mengulangi seruan kami untuk bersatu melawan ekstremisme.”

Kurtulmus berkata “segala jenis terorisme adalah kejahatan terhadap kemanusiaan,” dan bahwa dunia harus memerangi terorisme secara kolektif.

Serangan itu terjadi di tengah protes dan kecaman dari dunia Muslim atas pembelaan Presiden Emmanuel Macron terhadap kartun-kartun yang menghujat, dan tindakan keras terhadap “separatisme Islam”.

Pada 16 Oktober, Samuel Patty, seorang guru bahasa Perancis yang menunjukkan kartun Nabi Muhammad kepada murid-muridnya, dibunuh.

Sumber : Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here