Turki Mengkritik Normalisasi Hubungan Bahrain dengan Israel

0
28
Kementerian Luar Negeri Turki di Ankara

Tindakan itu akan memberikan pukulan lain bagi upaya dalam membela perjuangan Palestina, kata kementerian luar negeri Turki.

BERITATURKI.COM, Ankara – Kementerian Luar Negeri Turki mengkritik pengumuman kesepakatan Bahrain dengan Israel untuk menormalkan hubungan pada Jumat (11/09/2020), dengan Ankara menyatakan kekhawatiran dan kecaman keras atas keputusan tersebut.

Kementerian luar negeri mengatakan kesepakatan itu bertentangan dengan komitmen di bawah Prakarsa Perdamaian Arab, Organisasi Kerja Sama Islam dan bahwa itu akan memberikan pukulan lain bagi upaya untuk membela perjuangan Palestina.

Dikatakan kesepakatan itu akan mendorong Israel untuk melanjutkan praktik tidak sahnya terhadap Palestina dan upayanya untuk menjadikan pendudukan tanah Palestina menjadi permanen.

“Perdamaian dan stabilitas abadi di Timur Tengah hanya dapat dicapai melalui penyelesaian yang adil dan komprehensif atas masalah Palestina sesuai dengan hukum internasional dan resolusi PBB. Konsesi yang tidak bertanggung jawab yang dibuat atas dasar kepentingan yang didefinisikan secara sempit dan atas tekanan serta paksaan dari aktor eksternal tidak dapat menghapus atau menggantikan kenyataan ini,” katanya.

Sementara itu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyambut baik pengumuman kesepakatan Presiden AS Donald Trump. Kesepakatan itu muncul satu bulan setelah kesepakatan serupa diumumkan antara Tel Aviv dan Uni Emirat Arab. Bahrain adalah negara Arab keempat yang memiliki hubungan diplomatik dengan Israel, setelah Mesir pada 1979, Yordania pada 1994, dan Uni Emirat Arab pada Agustus 2020.

Sumber : Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here