Turki Menghidupkan Kembali Jalur Sutra untuk Meningkatkan Interaksi Perdagangan kata Presiden Erdogan

0
33

Presiden Turki mencatat pentingnya kerja sama regional dan global yang ‘kuat’ di tengah pandemi.

BERITATURKI.COM, Ankara – Presiden Turki pada hari Kamis (04/03/2021) menekankan pentingnya revitalisasi Jalur Sutra yang bersejarah, dengan mengatakan hal itu akan meningkatkan interaksi antara Timur dan Barat.

Berbicara di KTT Pemimpin Organisasi Kerjasama Ekonomi (ECO) ke-14, Recep Tayyip Erdogan mengatakan kepemimpinan Turki dalam revitalisasi Jalur Sutra bersejarah yang bertujuan pada Inisiatif Koridor Timur-Barat-Tengah-Trans-Kaspia akan meningkatkan interaksi antara Timur dan Barat.

“Kami menyambut baik koridor ini dengan meluncurkan penerbangan reguler ke China dan dari China ke Turki,” katanya, seraya menambahkan bahwa pekerjaan untuk dimulainya kembali ekspedisi kereta barang Istanbul-Teheran-Islamabad telah mencapai tahap akhir.

Menggarisbawahi pentingnya Inisiatif Sabuk dan Jalan China (BRI), Erdogan mengatakan Turki mendukung inisiatif ini atas dasar “win-win”.

BRI China adalah program ambisius untuk menghubungkan Asia dengan Afrika dan Eropa melalui jaringan darat dan maritim di sepanjang enam koridor untuk meningkatkan integrasi regional, meningkatkan perdagangan, dan merangsang pertumbuhan ekonomi.

Erdogan juga menyoroti pentingnya kerja sama regional dan global yang “kuat” dalam memerangi pandemi Covid-19.

Dia mengatakan “tindakan pembatasan wajib” itu “tidak diragukan lagi akurat” untuk hubungan perdagangan bersama.

KTT itu sebenarnya diadakan dengan partisipasi para pemimpin dari Afghanistan, Azerbaijan, Iran, Kazakhstan, Kyrgyzstan, Pakistan, Tajikistan, Turkmenistan, dan Uzbekistan.

ECO adalah organisasi antarpemerintah politik dan ekonomi yang didirikan pada tahun 1985 di Teheran oleh Iran, Pakistan, dan Turki dengan tujuan pembangunan ekonomi berkelanjutan dari negara-negara anggota, dan kawasan secara keseluruhan.

Afghanistan dan negara-negara bekas republik Soviet juga bergabung dengan organisasi tersebut pada tahun 1992, membentuk salah satu blok regional terbesar di Asia dan sekitarnya.

Sumber : Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here