Turki Mengharapkan UE Dapat Bersikap Adil Ditengah Eskalasi Konflik Di Mediterania Timur

0
107

“Kami (Turki) sangat memahami bahasa perdamaian dan diplomasi, tetapi kami tidak akan ragu untuk melakukan apa yang diperlukan dalam hal melindungi hak dan kepentingan Negara kami. Prancis dan Yunani termasuk di antara mereka yang mengetahui hal ini dengan baik.” Tegas Wapres Turki, Fuat Oktay.

BERITATURKI.COM, Ankara| Wakil Presiden Turki Fuat Oktay Sabtu mendesak Uni Eropa untuk mengambil sikap yang adil dan proporsional terkait perselisihan antara Turki dan Yunani di Laut Mediterania Timur.

Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan Anadolu Agency, Oktay mengatakan: “Turki mengharapkan UE untuk memberikan sikap yang adil, tidak ada yang mengharapkan Ankara untuk mengambil langkah mundur berdasarkan hak-haknya.”

Oktay lebih lanjut bertanya: “Jika upaya Yunani untuk memperluas perairan teritorialnya bukan penyebab perang, lalu apa?” Respon yang diberikannya yang menekankan bahwa Turki “akan melindungi hak-haknya terkait setiap meter kubik Mediterania Timur apapun yang terjadi” Tegasnya.

Eskalasi semakin memuncak selama beberapa pekan terakhir di Mediterania Timur disebabkan Turki dan Yunani telah melakukan manuver militer di daerah tersebut.

Oktay mengatakan di akun Twitter-nya bahwa “Tidak tulus bagi UE untuk menyerukan dialog di satu sisi dan membuat rencana lain di sisi lain mengenai kegiatan yang kami lakukan di landas kontinen kami sendiri di Mediterania Timur,” ujarnya.

Dia menambahkan: “Kami (Turki) sangat memahami bahasa perdamaian dan diplomasi, tetapi kami tidak akan ragu untuk melakukan apa yang diperlukan dalam hal melindungi hak dan kepentingan Turki. Prancis dan Yunani termasuk di antara mereka yang mengetahui hal ini dengan baik.” Oktay menegaskan.

Yunani mempermasalahkan eksplorasi energi Turki saat ini di Mediterania Timur, yang mencoba mengotak-atik wilayah maritim Turki berdasarkan pulau-pulau kecil di dekat pantai Turki.

Turki sebagai -negara dengan garis pantai terpanjang di Mediterania- telah mengirimkan kapal bor untuk mengeksplorasi cadangan energi di landas kontinennya. Negara ini telah dengan tegas menyatakan bahwa Ankara dan Republik Turki Siprus Utara (TRNC) memiliki hak di wilayah tersebut.

Ankara sebelumnya mengatakan sumber daya energi di dekat pulau Siprus harus dibagi secara adil antara TRNC –yang telah mengeluarkan lisensi perusahaan minyak negara Turki, Turkish Petroleum– dan pemerintah Siprus Yunani.DS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here