Turki Mengekspor Bus ke 99 Negara pada Tahun 2020

0
59
Kendaraan listrik MD9 electriCITY yang diproduksi oleh Temsa Turki dan dijual ke Swedia diparkir di fasilitas perusahaan di Adana, Turki selatan, 27 November 2020. (Foto oleh Temsa via AA)

BERITATURKI.COM, Istanbul – Bus, minibus dan midibus yang diproduksi di Turki dijual ke 99 negara berbeda di seluruh dunia pada tahun 2020, Anadolu Agency (AA) melaporkan hari Minggu (24/1/2021), mengutip data Asosiasi Eksportir Industri Otomotif Uludağ (OIB). Ekspor kendaraan telah menghasilkan lebih dari $ 1,5 miliar (TL 11,12 miliar).

Pada tahun 2020, jumlah ekspor tertinggi dilakukan ke negara-negara Eropa pada kelompok bus, minibus dan midibus. Prancis adalah pasar terbesar untuk bus buatan Turki dengan pangsa hampir 18%, bernilai lebih dari $ 286,7 juta.

Jerman, yang menempati peringkat kedua, mengimpor kendaraan senilai lebih dari $ 264,7 juta, sementara Italia berada di peringkat ketiga dengan $ 131,9 juta. Saham kedua negara masing-masing lebih dari 17% dan 8%.

Ekspor sebesar $ 683,4 juta ke tiga negara ini menyumbang hampir 44,91% dari total penjualan bus, minibus dan midibus Turki tahun lalu.

Maroko, sementara itu, juga termasuk di antara negara-negara yang meningkatkan impor kendaraan semacam itu dari Turki pada tahun 2020. Ekspor ke negara itu, yang menempati peringkat keempat, melonjak 66% tahun-ke-tahun, dari $ 45,3 juta pada tahun 2019 menjadi $ 75,2 juta.

Georgia berada di peringkat kelima dengan peningkatan 96%, mencapai $ 51,9 juta.

Swedia, Arab Saudi dan Mesir juga mengalami peningkatan yang signifikan pada impor bus, minibus dan midibus dari Turki.

Ekspor ke Swedia juga meningkat 292% dibandingkan tahun 2019, dari $ 13 juta menjadi $ 37,9 juta, sedangkan ekspor ke Arab Saudi juga meningkat sebesar 348% dari $ 6,4 juta menjadi $ 22,3 juta.

Sementara itu, penjualan ke Mesir mencapai $ 13,6 juta pada tahun 2020, terdapat lompatan signifikan dari tahun 2019 sebesar $ 164.000.

Sektor otomotif Turki juga menjual kendaraan tersebut ke Libya, Rwanda, Uruguay, Madagaskar, Kongo, Malaysia, dan Guinea untuk pertama kalinya pada tahun 2020.

Sumber : Daily Sabah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here