Turki Meluncurkan Upaya Diplomatik untuk Membebaskan Awak Kapal yang Diculik

0
25

Kedutaan besar Turki di negara-negara sekitarnya, termasuk Nigeria, dikerahkan untuk mencari awak kapal tersebut.

BERITATURKI.COM, Dakar (Senegal) – Turki meluncurkan upaya diplomatik untuk menemukan anggota awak yang diculik setelah serangan bajak laut terhadap kapal kargo Turki di lepas pantai Nigeria, menurut sumber diplomatik pada Minggu (24/1/2021).

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengadakan percakapan telepon dengan Furkan Yaren, kapten keempat kapal yang dibajak, kata Direktorat Komunikasi Kepresidenan dalam sebuah pernyataan.

Erdogan menerima informasi bahwa kapal itu bergerak menuju Gabon dengan tiga anggota awak, katanya.

Setelah mengikuti proses tersebut, Erdogan menginstruksikan pihak berwenang terkait penyelamatan personel kapal.

Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu juga berbicara dengan Yaren dan menerima informasi tentang kejadian dan situasi di kapal.

Cavusoglu berbicara dengan Osman Levent Karsan, operator perusahaan yang memiliki kapal dan menyampaikan belasungkawa, menekankan bahwa tindakan yang diperlukan akan diambil untuk menyelamatkan awak sesegera mungkin dan mengembalikan mereka dengan selamat.

Cavusoglu juga melakukan panggilan telepon dengan rekan Azerbaijannya, Jeyhun Bayramov, dan menyatakan belasungkawa atas anggota kru yang tewas dalam serangan itu.

“Hari ini, pemilik dan operator kapal M / V MOZART, yang diculik dengan todongan senjata di Teluk Guinea, dengan menyesal telah mengkonfirmasi bahwa salah satu awaknya tewas dan yang lainnya diculik,” kata perusahaan Boden yang berbasis di Istanbul dalam sebuah pernyataan.

Pejabat perusahaan menyatakan belasungkawa dan dukungan untuk keluarga kru, katanya.

Mereka menyerukan pendekatan sensitif untuk penyelamatan demi anggota kru dan menggarisbawahi bahwa mereka mencoba menyelesaikan masalah secepat mungkin dengan cara yang paling aman.

Kedutaan besar Turki di negara-negara sekitarnya, termasuk Nigeria, telah dikerahkan untuk awak kapal, sumber diplomatik menambahkan.

Kapal tersebut diharapkan tiba di Pelabuhan-Gentil Gabon pada pukul 9 pagi waktu setempat di Turki.

Kapal Mozart diserang oleh bajak laut Sabtu pagi sementara satu anggota awak tewas dan 15 lainnya diculik dari kapal yang memiliki 19 awak itu.

Lima belas anggota kru yang dipindahkan dari Lagos, Nigeria ke Cape Town, Afrika Selatan diculik, sementara tiga tetap bersama para perompak, kata David Johnson, kepala Grup Risiko EOS yang berbasis di Inggris dalam pernyataan itu.

Mozart diserang di Teluk Guinea, 160 kilometer (100 mil) dari Sao Tome, tambahnya.

Rekaman telah dibagikan di Twitter dan diyakini milik kapten kapal mengatakan, “Saya tidak tahu ke mana saya pergi. Para perompak membongkar semua kabel, tidak ada yang berfungsi. Hanya navigator yang berfungsi. Mereka memberi saya rute, saya bergerak sesuai instruksi mereka”.

Sumber : Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here