Turki Meluncurkan Program Luar Angkasa Nasional

0
60

Negara 2 benua itu memiliki misi prestisius dengan menargetkan melakukan pengiriman astronot pertamanya ke bulan, tidak hanya astronot, namun Turki juga berharap dapat membawa warganya berwisata ke bulan melalui program yang terencana.

BERITATURKI.COM, Ankara- Turki sebagaimana disampaikan oleh Presiden Recep Tayyip Erdoğan tadi malam (10/02/2021) telah secara resmi meluncurkan program luar angkasa nasionalnya, sebuah peta jalan yang didasarkan pada tujuan yang realistis dan kompetitif, sebut sang Presiden sebagaimana dikutip Anadolu Agency.

“Program luar angkasa nasional akan membawa negara kita ke kompetisi yang lebih tinggi dalam perlombaan luar angkasa global,” Erdogan menekankan selama pertemuan pembukaan program di ibu kota Ankara.

Memperhatikan program yang disiapkan dan akan dijalankan oleh Badan Antariksa Turki (TUA), Erdogan mengatakan Turki membuka pintu perjalanan langit peradabannya yang memelopori keadilan, moralitas, dan perdamaian di dunia selama berabad-abad.

Sepuluh target Turki dalam program “Luar angkasa Baru” yang diluncurkannya tadi malam (10/02)

Program tersebut menguraikan visi, strategi, tujuan, dan proyek 10 tahun Turki tentang kebijakan luar angkasa, katanya.

“Misi utama dan terpenting dari program ini adalah melakukan kontak pertama dengan Bulan di tahun keseratus republik kami [2023],” kata Erdogan.

Memperhatikan bahwa tujuan tersebut akan diselesaikan dalam dua tahap, Erdogan mengatakan bahwa pada tahap pertama, pendaratan kasar akan dilakukan di Bulan dengan roket hibrida nasional dan otentik yang akan diluncurkan ke orbit pada akhir 2023 melalui kerja sama internasional.

“Saat menyelesaikan tugas ini, kami akan menjadi salah satu negara yang berhasil mencapai Bulan, dan kami akan mengumpulkan informasi yang diperlukan untuk misi tahap kedua,” katanya.

Pada tahap kedua tahun 2028, peluncuran awal, yang membawa penyelidikan kami ke orbit, akan dilakukan melalui roket Turki sendiri, kata Erdogan, menambahkan: “Saat kami melakukan pendaratan lunak di Bulan, kami akan menjadi salah satu dari sedikit negara. yang dapat melakukan kegiatan ilmiah di atasnya. “

Program Bulan akan memanfaatkan terobosan Turki dalam peluncuran, roket, dan teknologi kontrol, dia menggarisbawahi.

Memperhatikan bahwa tujuan kedua program ini adalah untuk membuat merek dagang pada pengembangan satelit generasi baru, dia mengatakan bahwa negara akan mengumpulkan aktivitas produksi satelit di bawah otoritas tunggal yang dikoordinasikan oleh TUA.

“Kami berencana untuk mendapatkan pangsa yang lebih besar dari pasar satelit dunia dengan meningkatkan daya saing kami berkat langkah ini,” jelasnya.  
Di bawah program luar angkasa nasionalnya, Turki bertujuan untuk mengatur penentuan posisi dan sistem waktu regional, kata Erdogan.

Dengan sistem penentuan posisi regional ini, yang akan dibuat dengan metode inovatif melalui penggunaan satelit bersama dengan sistem darat, Turki akan mengakhiri ketergantungan luar negerinya, tegasnya. 

“Ini akan membuka jalan untuk mengembangkan aplikasi navigasi kami sendiri yang tepat di bidang pertahanan, pertanian, urbanisasi, dan kendaraan otonom,” kata presiden. 

Turki berencana untuk membangun pelabuhan antariksa sambil memastikan akses ke luar angkasa, tegasnya.

“Kita harus membuat roket nasional dan domestik untuk membawa muatan berat ke orbit Bumi,” tegasnya.

Memperhatikan bahwa lokasi geografis Turki tidak nyaman untuk membangun pelabuhan antariksa, Erdogan mengatakan Turki akan bekerja sama dengan negara-negara sekutu di daerah yang paling sesuai.

Tujuan lain dari program ini adalah untuk meningkatkan daya saingnya di luar angkasa dengan berinvestasi dalam cuaca antariksa, meteorologi, kata Erdogan.

Turki akan meningkatkan efisiensinya dalam pengamatan astronomi dan tindak lanjut objek luar angkasa dari Bumi, katanya.

Dengan demikian, kami akan berkontribusi untuk pencatatan dan pelacakan objek yang ada di orbit bumi, ujarnya.
Di bawah program tersebut, Turki akan lebih mengembangkan ekonomi industri antariksa, tegas Erdogan.

“Kami akan membawa keberhasilan yang telah kami raih di industri pertahanan ke luar angkasa dan memastikan pembentukan ekosistem yang kuat dan produktif,” katanya.

Kawasan Pengembangan Teknologi Antariksa untuk menyambut investor dalam dan luar negeri akan dibentuk, kata Presiden.
Memperhatikan bahwa negara akan mengembangkan sumber daya manusia yang efektif dan kompeten di bidang luar angkasa, Erdogan mengatakan “tujuan akhirnya adalah mengirim warga Turki ke luar angkasa dengan misi ilmiah.”

Ditetapkan dalam rencana aksi 100 hari pertama yang diungkap setelah kemenangan Partai Keadilan dan Pembangunan (AK) dalam pemilihan pada bulan Juni, TUA didirikan pada Desember 2018 dengan keputusan presiden.

Menyinggung pekerjaan pemerintah di bidang luar angkasa, Erdogan mengatakan 2,1 miliar lira Turki (hampir $ 300 juta) telah disediakan untuk 56 proyek tentang satelit, luar angkasa, sistem peluncuran, dan peralatan luar angkasa dalam 18 tahun terakhir.

Saat negara itu mengembangkan teknologi baru seperti satelit observasi, Turki akan memastikan keamanan penuh informasi yang diperoleh dari satelit melalui perangkat lunak insinyur Turki, tambah Erdogan.

“Kami telah mengembangkan dan memproduksi beberapa subsistem penting seperti kamera luar angkasa resolusi tinggi, komputer dan software penerbangan generasi baru, mesin pendorong listrik, antena yang dapat dikemudikan, roda reaksi, kamera bintang, dan sensor matahari,” ujarnya. 

Sumber: Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here