Turki Lepaskan 650 Tahanan Dari Penjara.

0
53

Pemandangan salah satu penjara di kota Samsun

BERITATURKI.COM, Samsun (15/04)- Turki merilis gelombang pertama tahanan pada hari Rabu setelah parlemen meratifikasi undang-undang reformasi hukuman untuk membendung penyebaran coronavirus di penjara. Hukum disahkan Selasa setelah pemungutan suara di parlemen dengan selisih suara 270-51 antara yang mendukung dan menolak, dimenangkan oleh yang mendukung.

Sekitar 650 tahanan dibebaskan setelah prosedur yang diperlukan oleh pasukan jandarma/gendarmerie. Undang-undang itu mengecualikan narapidana yang dihukum karena kejahatan seks dan narkoba, pembunuhan tingkat pertama, kekerasan terhadap perempuan dan tindakan teror.

Hal ini memungkinkan tahanan rumah bagi beberapa narapidana berusia di atas 65 tahun, wanita yang memiliki anak berusia enam tahun ke bawah, dan tahanan yang sakit yang tidak bisa mengurus diri mereka sendiri.

Langkah-langkah ini kira-kira akan menggandakan jumlah penerima manfaat dari pengaturan hukuman alternatif dari sekitar 45.000 menjadi 90.000 pada beberapa tahapan selanjutnya.

Menteri Kehakiman Abdulhamit Gul pada hari Senin mengkonfirmasi 17 kasus virus corona baru di lima penjara terbuka, sementara tiga narapidana meninggal karena virus tersebut.

Abdulhamit Gul Menkumham Turki dalam Sebuah Penyataan Pers Kemarin

Turki telah mengkonfirmasi 1.403 kematian akibat coronavirus sejauh ini, sementara jumlah total kasus coronavirus yang dikonfirmasi melampaui 65.100.

Secara global, virus ini telah menginfeksi lebih dari 1,99 juta pasien dan sejauh ini telah menewaskan lebih dari 127.600 orang, menurut angka yang dikumpulkan oleh Johns Hopkins University yang berbasis di AS. Lebih dari 500,00 orang telah pulih.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here