Turki Lanjutkan Upaya “Netralisasi” Sampai Perbatasan Selatan Stabil

0
58
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan kecam para Pemimpin OSCE-Minsk (Foto : AA)

Presiden Erdoğan menyatakan bahwa, Turki berjanji akan menghapus zona teror di Suriah meskipun negara lain gagal memenuhi janjinya.

BERITATURKI.COM, Ankara- Turki akan tetap aktif di darat dan melanjutkan operasinya sampai stabilitas terjamin di sepanjang perbatasan selatannya, kata presiden negara itu pada hari Sabtu.

Presiden Recep Tayyip Erdogan menegaskan bahwa Turki akan menghapus semua zona teror di Suriah jika negara lain gagal memenuhi janji mereka.

“Sementara menggagalkan upaya untuk membangun koridor teror di sepanjang perbatasan kami, Turki juga menunjukkan kepada saudara-saudari Suriah bahwa mereka tidak sendirian,” katanya dalam sebuah pidato video pada peresmian Bendungan Reyhanli dan fasilitas lainnya di provinsi Hatay selatan.

Sejak 2016, Turki telah meluncurkan tiga operasi anti-teror yang berhasil melintasi perbatasannya di Suriah utara untuk mencegah pembentukan koridor teror dan memungkinkan pemukiman damai penduduk: Perisai Efrat (2016), Cabang Zaitun (2018), dan Mata Air Perdamaian (2019).

Operasi tersebut telah membebaskan wilayah tersebut dari teroris YPG / PKK dan Daesh / ISIS, sehingga memungkinkan pengungsi Suriah untuk kembali ke rumah.

Presiden Erdogan menekankan bahwa Ankara tidak akan pernah menerima tindakan apa pun yang dapat menyebabkan tragedi kemanusiaan lainnya di wilayah Idlib Suriah.

Dia mengatakan kota Hatay telah menderita dampak terburuk dari konflik Suriah dan telah memikul beban terbesar selama bertahun-tahun.

Dia menambahkan bahwa Turki, meski berada di pusat berbagai krisis global, berada dalam posisi yang kuat karena persatuan dan solidaritas bangsa, serta infrastrukturnya yang kokoh di setiap bidang./AA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here