Turki Kirimkan Qur’an Bagi Tunanetra di Seluruh Dunia

0
44
Dok. AA

Istanbul. Turki mengirimkan Al Qur’an yang ditulis dalam huruf Braille ke banyak negara di seluruh dunia, kata kepala Persatuan Internasional untuk Layanan Qur’an Braille.

“Kami memiliki tujuan membangun landasan akademis bagi orang-orang dengan gangguan penglihatan yang tetap berusaha membaca Al-Quran,” Selahattin Aydin mengatakan kepada Anadolu Agency.

Aydin, salah satu penyandang tunanetra mengatakan bahwa Mesir, Malaysia dan Yordania adalah beberapa di antara negara-negara yang saat ini mencetak Al Qur’an menggunakan Braille – sistem penulisan taktil yang digunakan oleh para tunanetra.

“Orang yang tunanetra dapat belajar membaca kitab suci dengan huruf Braille dalam waktu 7-15 hari,” katanya.

Aydin mengatakan bahwa International Union for Braille Quran Services merupakan sebuah organisasi yang berbasis di Istanbul dan telah beroperasi sejak tahun 2014. Organisasi tersebut merupakan salah satu dari sejumlah yayasan bagi penyandang tunantera yang tersebar di lebih 10 negara.

“Kami menyediakan arus informasi kepada anggota kami di 17 negara, dan bekerja sama dalam mencetak Al-Quran,” tambahnya.

Menekankan pada dimensi akademik, Aydin mengatakan bahwa yayasan tersebut telah menyelenggarakan tiga konferensi tentang Qur’an Braille sampai sekarang. Ia juga mencatat bahwa Qur’an Braille pertama kali muncul di Turki pada tahun 1980-an, sementara pencetakan pertama Al Qur’an menggunakan huruf Braille di Turki sendiri dibuat pada 1990-an. Kursus resmi membaca Al-Qur’an yang ditulis dalam huruf Braille pertama kali hadir di kota Mediterania Antalya pada tahun 1989.

Alfabet Braille diciptakan oleh Louis Braille pada tahun 1829 untuk membantu penyandang tunanetra membaca dan menulis. Demir juga menambahkan bahwa motif karpet mencerminkan emosi para wanita yang membuat karpet.(Yn)

Sumber: Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here