Turki Kembali Membuka Biara Sumela Setelah Direstorasi Ulang.

0
63

Presiden Turki Erdogan menghadiri upacara pembukaan melalui tautan video

Turki membuka kembali Biara Sumela setelah restorasi
Presiden Erdoğan dalam sebuah sambutan virtual dalam rangka peresmian restorasi biara bersejarah “Sümela manastırı” di kota Trabzon dekat laut hitam

BERİTATURKİ.COM, / TRABZON|

Presiden Erdogan hari ini kembali melukis sejarah baru di mana ia membuka kembali Biara Sumela yang bersejarah di provinsi trabzon atau bagian wilayah Laut Hitam bagian timur negara Turki, yang dibuka secars virtual atau tautan video.

Dalam sambutan itu Presiden Erdogan menyampaikan tamparan keras kepada para pengkritik kebijakannya yang mengubah Aya Sofia menjadi masjid. Erdogan mengatakan bahwa negaranya adalah pelindung terhadap banyak peninggalan gereja, sinagog dan rumah ibadah lainnya. Salah satunya adalah biara sümela/Sümela Manastırı.

“Jika kita adalah bangsa yang menargetkan simbol-simbol kepercayaan lain, Biara Sumela yang kita miliki selama lima abad terakhir, akan hilang selamanya,” kata Erdoğan.

Pada 24 Juli, salat Jumat di Masjid Agung Aya Sofia. menandai perubahan status dan shalat Jum’at Agung pertama di pertama di sana sejak 86 tahun terakhir.

“Pada 15 Agustus ini, warga kami yang memeluk Kristen Ortodoks akan dapat melaksanakan ibadah dan layanan keagamaan, yang sempat terhenti selama periode pemulihan di Biara Sumela,” tambahnya.

Pekerjaan restorasi di biara agung telah ini telah selesai diman lanskap, penyelidikan, dan penguatan pemeliharaan geologi dan geoteknik batuan dilakukan di kompleks biara.

Salah satu pusat wisata agama paling penting di Turki, sebagian dibuka untuk pengunjung pada Mei 2019 setelah lebih dari tiga tahun upaya restorasi dilakukan, yang dimulai pada Februari 2016 lalu.

Biara Sümela yang berdempetan langsung dengan salah satu gunung di distrik Maçka-Trebizons

Terletak di distrik Macka, biara ini merupakan situs sejarah dan budaya yang penting di Turki. Biara itu telah dimasukkan kedalam daftar sementara situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 2000.

Bernasib sama dengan Aya Sofia biara ini dibuka kembali jadi tempat ibadah pada 15 Agustus 2010 setelah jeda selama 88 tahun dari sebelumnya telah difungsikan sebagai musium oleh Republik.

Biara unik ini telah menjadi daya tarik bagi wisatawan karena bentuknya yang unik menempel ke dinding bukit dan menjadi salah satu destinasi wisata paling diburu di kota Trabzon.

Sebagaimana disampaikan oleh badan PBB, UNESCO bahwa pembangunannya telah dimulai pada 385 M. AA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here