Turki: Jumlah Pelajar Asal Cina Semakin Banyak

0
112

Turki. Hubungan yang membaik antara Turki dan Cina dalam bidang kebudayaan semakin erat seiring meningkatnya minat serta jumlah pelajar Cina yang mempelajari bahasa Turki. Saat ini tercatat sebanyak 1.965 pelajar asal Cina yang belajar di universitas-universitas negeri di Turki. Sementara itu jumlah universitas Cina yang menawarkan kelas bahasa Turki juga meningkat dua kali lipat dalam dua tahun terkahir.

Meskipun hubungan kedua negara tersebut melemah dalam beberapa dekade terakhir, namun baru-baru ini Turki dan Cina mulai meningkatkan kembali kerja sama melalui beberapa kesepakatan sebagai bagian dari “China’s ambitious Belt and Road Initiative” (BRI). Hubungan ini sebagian besar terkait dengan kemitraan ekonomi, namun tujuan kedua negara tersebut juga untuk tetap meningkatkan ikatan kebudayaan.

Istanbul University yang merupakan salah satu universitas tertua di Turki menjadi tuan rumah bagi sejumlah besar pelajar asal Cina. Tercatat sebanyak 338 warga Cina belajar di universitas tersebut. Sabahattin Zaim University yang juga terletak di Istanbul menempati posisi kedua dengan jumlah pelajar asal Cina terbanyak, yaitu 218 siswa.

Profesor Sedat Aybar, kepala Departemen Bisnis dan Keuangan di Aydın University, di mana 81 mahasiswa Cina belajar, mencatat bahwa hubungan kedua Turki dan Cina lebih terjalin erat dalam bidang akademis.

“Kami telah melihat peningkatan jumlah pelajar Cina yang mendaftar dalam program pertukaran pelajar ke Turki,” tutur Aybar.

Aybar mengatakan bahwa dalam beberapa tahun terakhir Turki menjadi pusat pendidikan bagi mahasiswa asing sehingga hal itu perlu dibarengi dengan peningkatan kualitas pendidikan.

“Pertukaran budaya yang kami jalin dengan Cina tentunya sangat bermanfaat. Setelah menyelesaikan studi dan kembali ke negaranya, para pelajar asal Cina akan menjadi perwakilan informal Turki untuk mengembangkan kebudayaan Turki di Cina,” katanya.

Di Cina, jumlah universitas yang menawarkan kursus bahasa Turki kini meningkat menjadi delapan kali lebih banyak dibandingkan jumlah awal dalam dua tahun terakhir. Zeng Yingying, lulusan Departemen Studi Turki Universitas Peking, mengatakan bahwa ada banyak permintaan kelas bahasa Turki di universitas-universitas di Cina, terutama setelah pengenalan BRI. Yingying menambahkan bahwa belajar bahasa Turki memberikan kesempatan yang sangat baik bagi warga negara Cina.(Yn)

Sumber: Daily Sabah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here