Turki Bantu Siswa Sudan Belajar Al-Qur’an di Istanbul

0
47
Foto Anadolu Agency

BERITATURKI.COM, Istanbul – Turki telah mensponsori 40 siswa Sudan untuk mendapatkan kursus menghafal Al-Qur’an di Istanbul. Kantor Mufti di distrik Kucukcekmece di Istanbul mensponsori para siswa Sudan, berusia antara 9 dan 20 tahun, untuk menghafal Al-Qur’an dan kursus bahasa Turki. Setelah menyelesaikan kursus mereka, kelompok yang terdiri dari 12 siswa perempuan dan 28 siswa laki-laki tersebut diharapkan mampu memberikan pelajaran kepada orang lain di negara mereka.

Mustafa Temel, mufti distrik Kucukcekmece, mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa 15 siswa sebelumnya mengambil kursus di Turki dan kembali ke negara mereka untuk mulai mengajar penduduk setempat.

“Kami, sebagai delegasi, pergi ke Sudan 4-5 tahun yang lalu. Kami berdiskusi dengan organisasi non-pemerintah tentang pelajaran Al-Qur’an. Kami kemudian memulai sebuah proyek untuk mengundang anak-anak Sudan datang ke sini dan mempelajari Al-Qur’an. Dalam 4 tahun, sebanyak 15 siswa telah kembali ke negara mereka usai menyelesaikan masa belajar, “kata Temel.

Ia juga menekankan bahwa mereka bertujuan untuk bekerja sama di bidang proyek pendidikan bersama dengan negara Afrika timur laut.

“Kami akan mengirim siswa ke Sudan dalam waktu dekat, ada banyak siswa asing belajar di universitas di Khartoum dan mereka diajarkan bahasa Arab di sana,” tambahnya.

Ibrahim Omar, salah satu siswa yang belajar Al-Qur’an di Istanbul, mengatakan bahwa ia akan kembali ke negaranya setelah menyelesaikan semu pelajaran.

“Saya akan mentransfer ilmu yang saya dapatkan disini kepada orang-orang di negara saya,” tutur Omar.

Ahmed Rather, 15 tahun, mengatakan bahwa ia sangat senang berada di Turki dan senang dengan kesempatan yang diberikan kepadanya.

Islam Abdulhay, siswa berusia 9 tahun, mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa ia ingin menjadi dokter.

“Saya adalah siswa termuda di kelas. Saya baru saja mulai belajar Al-Qur’an. Guru dan saudara saya merawat saya,” kata Abdulhay.

Dua Hasan, seorang siswa berusia 15 tahun, mengatakan bahwa ia terkesan dengan kemurahan hati orang-orang Turki.

“Kami datang ke Istanbul pada awal September. Saya suka cuaca dan alam disini. Orang-orang Turki sangat bermurah hati. Para guru sangat menerima kehadiran kami. Sejauh ini, kami mengunjungi tempat-tempat bersejarah dan wisata seperti Hagia Sophia, Masjid Biru, dan Miniaturk,” ungkap Hasan.

“Tujuan saya adalah menjadi guru di negara saya setelah menyelesaikan pelajaran Al-Qur’an di sini,” tambahnya.

Amine Abdulhay, siswa lain, mengatakan bahwa Turki adalah negara yang sangat baik, Istanbul kota yang sangat hebat. Ia mengaku sangat senang berada di Turki.

“Saya akan kembali ke negara saya setelah menyelesaikan studi saya dan membantu orang lain belajar Al-Qur’an,” ungkap Abdulhay.(Yn)

Sumber: Andolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here