Turki: Amerika Serikat Mengabaikan Proses Hukum ‘Tidak Dapat Diterima’

0
47

Istanbul, Turki – Juru Bicara Kepresidenan meluapkan kekesalan mengenai proses hukum pada kasus pastur asal Amerika yang sedang menghadapi dakwaan terkait terorisme.

Dalam pernyataan tertulis kepada Reuters pada Rabu (22/08), Ibrahim Kalin menyatakan “Peraturan hukum berlaku di Turki, dan kasus Andrew Brunson adalah pelanggaran hukum. Akan ada proses hukum yang berjalan terkait dengan orang ini.”

“itu terjadi tanpa dibicarakan bahwa kita mendapati pengabaian proses hukum yang tidak dapat diterima dari Amerika Serikat, yang telah membuat beberapa desakan.”

Kalin mengatakan bahwa menjadi  seorang pastur tidak membuat orang tersebut tidak bersalah.

“pengadialan tinggi adalah pembuat keputusan, dan semua orang, termasuk Amerika Serikat, harus menghormati keputusan pengadilan tinggi Turki. Sejauh ini, peraturan akan tetap dilanjutkan.”

Perkataan tersebut muncul setelah Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat John Bolton sebelumnya bercerita kepada Reuters kalau Turki telah membuat “kesalahan besar” karena tidak membebaskan Brunson.

Turki dan Amerika Serikat sedang menghadapi hubungan yang goyah mengikuti pemberian sanksi Washington kepada dua menteri Turki karena tidak membebaskan pastur Andrew Brunson, yang menghadapi tuduhan terkait terorisme di Turki.

Pada 10 Agustus, Presiden Amerika Serikat Donald Trumpt menggenjot serangan kepada Turki dengan menggandaan tarif impor alumunium dan baja kepada Turki.

Sebagai balasan, Turki menaikan tarif pada bebrapa produk asal Amerika Serikat, termasuk minuman beralkohol. Produk-produk rokok, dan kendaraan bermotor.

Turki tidak akan tinggal diam

“Turki tidak memiliki niat untuk memulai perang ekonomi dengan pihak manapun. Namun, tidaklah mungkin untuk tetap diam ketika menghadapi serangan pada perekonomi dan peradilan.” Katanya.

Ia juga menambahkan bahwa Ankara akan bergerak denganseluruh dunia menentang pendekatan yang “membatasi dan menghukum” dan melindungi kepentingan bangsa Turki pada seluruh bidang.

Kalin menyambut pernyataan baru mendukung Turki, menyatakan bahwa Turki ada di sisi yang benar.

“Kepercayaan Qatar dalam menginvestasi USD 15 milyar di Turki telah membebaskan pasar. Kita mengapresiasi sikap Qatar. Mulai sekarang hubungan Turki dan Qatar akan terus bertambah erat dalam berbagai tingkat,” katanya.

Menekankan poin penting dari pernyataan dengan Jerman, Prancis, Italia, Rusia, Cina, dan Iran dalam mendukung Turk, Kalin memuji langkah perlawanan balik penyerangan terhadap mata uang Turki sama efektifnya.

Kalin menambahkan, menteri perbendaharaan dan keuangan Turki dan instansi-instansi terkait akan terus melanjutkan pengukuran untuk membantu perekonomian. (AWN)

 

Sumber: Anadolu Agency oleh Nilay Kar Onum dan Faruk Zorlu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here