Turki akan Perluas Jaringan Kereta Api Selama 5 Tahun ke Depan.

0
52

Negara itu bertujuan untuk lebih dari empat kali lipat jalur kereta api cepat yang sebelumnya telah memiliki 1.200 km menjadi 5.500 km, sebagaimana dijelaskan menteri transportasi dan infrastruktur.

Turki akan memperluas jaringan kereta api selama 5 tahun ke depan
Menteri Transportasi dan Infrastruktur Turki, Adil Karaismailoğlu.

BERITATURKI.COM, ISTANBUL| Selama lima tahun ke depan Turki akan fokus memperluas jaringan kereta api super cepat mereka menjadi 18.000 kilometer (11.184 mil), menurut menteri transportasi dan infrastruktur negara itu.

Mengatasi KTT digital tentang transportasi dan infrastruktur Rabu malam, Adil Karaismailoğlu yang menjabat Menteri sejak 2018 lalu ini mengatakan investasi kereta api Turki akan tumbuh di tahun-tahun mendatang.

“Kami memiliki rencana yang sangat penting di bidang-bidang seperti menghubungkan paket industri kedalam trayek transportasi, perkeretaapian, logistik. Kami merencanakan dalam visi 50 tahun, dan 100 tahun ke depan,” katanya.

Turki memulai kereta api berkecepatan tinggi (Yüksek hızlı Tren/YHT)-nya lebih dari satu dekade lalu dan saat ini telah memiliki lebih dari 12.000 km (7,456 mi) jalur kereta api.

Kementerian Transportasi dan Infrastruktur Turki (logo)

“Kami bertujuan untuk memperluas jalur kereta berkecepatan tinggi kami dari 1.200 km [7.45 mi] ke 5.500 km [3.400 mi] dalam lima tahun kedepan,” lebih dari empat kali lipat jalur yang ada sekarang, katanya.

Kereta listrik pribumi, ditarget dapat mengoperasikan trek dalam 3 bulan ini.

Karaismailoglu juga menjelaskan rencana Turki untuk mengurangi emisi serta logistik, mobilitas, transportasi, e-commerce, data besar, teknologi cloud, dan ruang digital.

Kereta listrik buatan Turki pertama, dengan tes yang akan dilakukan pada 30 Agustus, diatur untuk mencapai trek dalam tiga bulan.

Desain dan kecepatan operasi kereta tersebut direncanakan masing-masing pada kecepatan 176 km per jam (109,3 mph), dan 160 km / jam (99,4 mph).

“Turki menginvestasikan 880 miliar lira (setara $128 miliar dolar) dalam transportasi dan infrastrukturnya selama 17 tahun terakhir,” sejak Partai Keadilan dan Pembangunan (AK Parti) yang berkuasa naik tahta, pungkasnya./AA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here