Turki akan Menugaskan Konsultan Industri Pertahanan ke 9 Negara Sahabat, Salah Satunya Indonesia

BERITATURKI.COM, Ankara – Turki akan menugaskan konsultan industri pertahanan ke sembilan negara, mengingat prioritas negara di industri pertahanan, menurut keputusan baru yang diterbitkan dalam Lembaran Resmi pada Kamis (02/05/2022).

Dengan demikian, Presidensi Industri Pertahanan (SSB) ditambahkan ke lembaga publik dan organisasi dengan organisasi asing.

Organisasi Presidensi di luar negeri akan melakukan kegiatan diplomatik di negara tugas bersama dengan masalah yang termasuk dalam ruang lingkup SSB.

Kebijakan Ini akan termasuk mengikuti, melaporkan dan mengevaluasi perkembangan di industri pertahanan dan undang-undang yang relevan di negara itu, dan menginformasikan hasilnya kepada kepresidenan.

Organisasi luar negeri akan mewakili kepresidenan pada pertemuan internasional bilateral dan multilateral, menindaklanjuti strategi dan kebijakan mengenai industri pertahanan, dan melaksanakan izin dan lisensi ekspor.

Kebijakan ini akan memantau persetujuan dan proses serupa, dan mengumpulkan informasi tentang tender yang akan diadakan.

Organisasi luar negeri yang akan mengeksplorasi peluang untuk penelitian dan pengembangan bersama (R&D), akuisisi teknologi, pengembangan produk, ekspor ke negara ketiga dan proyek kerja sama serupa akan berkontribusi pada pengembangan dan penguatan komunikasi dan kerja sama antara publik kedua negara dan/atau lembaga atau organisasi swasta atau perusahaan.

Ini juga bertanggung jawab untuk memantau dan mengevaluasi implementasi perjanjian bilateral, protokol, dan nota kesepahaman yang ditandatangani antara negara tugas dan industri pertahanan akan bertanggung jawab untuk melaksanakan urusan luar negeri dan transaksi di antara tugas yang ditugaskan ke SSB.

Dalam ruang lingkup peraturan, staf konsultasi industri pertahanan akan dikerahkan di kedutaan di sembilan negara – Doha/Qatar, Islamabad/Pakistan, Brasil, Jakarta/Indonesia, Baku/Azerbaijan, Kuala Lumpur/Malaysia, Muscat/Oman, Dhaka/Banglad, dan London/Inggris Raya.

Sumber : Daily Sabah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here