Turki akan Memperingati 61 Tahun Kudeta Militer 1960 yang Menjatuhkan PM Adnan Menderes

0
37

Pulau Demokrasi dan Kebebasan menjadi tuan rumah peringatan ulang tahun kudeta militer pada 27 Mei 1960.

BERITATURKI.COM, Istanbul – Sebuah pulau bersejarah di dekat Istanbul pada hari Kamis (27/05/2021) akan menjadi tuan rumah upacara mengingat “noda hitam” dalam sejarah Turki, peringatan 61 tahun kudeta militer 1960.

Presiden Recep Tayyip Erdogan akan mengunjungi pulau Yassiada – sekarang Pulau Demokrasi dan Kebebasan – pada hari Kamis untuk menghadiri upacara tersebut, sebelum bertemu dengan kepala provinsi Partai Keadilan dan Pembangunan (AK) Turki.

Pulau di Laut Marmara terkenal dengan penjara dan pengadilannya setelah kudeta militer tahun 1960. Pada 2013, dengan fokus baru pada pembelajaran dari sejarah kelam era itu, namanya diubah menjadi Pulau Demokrasi dan Kebebasan.

Pulau Demokrasi dan Kebebasan

Di pulau inilah Adnan Menderes, perdana menteri pertama Turki yang terpilih secara demokratis, bersama dengan anggota terkemuka Partai Demokrat (DP) ditangkap setelah kudeta 27 Mei 1960 dan kemudian dipenjara dan diadili.

Setelah pengadilan yang bias dan ilegal di pulau itu, Menderes, Presiden Celal Bayar, Menteri Luar Negeri Fatin Rustu Zorlu, dan Menteri Keuangan Hasan Polatkan dijatuhi hukuman mati. Bayar kemudian mendapat grasi dari hukuman tersebut.

Pada Mei 2020, Erdogan meresmikan Pulau Demokrasi dan Kebebasan untuk menandai peringatan 60 tahun kudeta militer. Pulau ini, meninggalkan sejarah kelamnya, telah diubah menjadi pusat kongres dan museum terbuka dan tersedia untuk dikunjungi setiap hari.

Sumber : Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here