Tunjukkan kepedulian; Dubes dan Konjen RI melakukan “blusukan” Online.

0
212
Dubes RI untuk Turki, Lalu M. Iqbal dalam poster program “kunjungan” virtual via KBRI Ankara (Rabu, 08 April 2020)

Beritaturki.com-Ankara. Duta besar RI untuk Turki Lalu Muhamad Iqbal dan Konjen RI di Istanbul Imam Asari, melakukan “blusukan online” terhadap sekitar 4.500 WNI di seluruh kota di Turki yang telah dimulai sejak 5 Maret lalu hingga 15 April 2020 mendatang. kunjungan virtual ini melalui aplikasi pertemuan jarak jauh “Zoom”.

“Presiden dan Menlu Retno meminta kami untuk memastikan kondisi semua WNI di Turki dalam keadaan baik dan terkoordinir. Selain untuk silaturahim, kunjungan ini juga kami lakukan untuk menampung aspirasi mereka,” ujar dubes yang telah menjabat sejak Januari 2019 lalu ini.

“Intinya kami mau menunjukkan bahwa di saat-saat sulit ini, mereka tidak akan dibiarkan sendiri. KBRI dan KJRI hadir untuk mereka,” kata Iqbal melalui keterangan tertulis KBRI Ankara, Rabu.

Pertemuan ini dibagi kedalam tiga wilayah besar (Bolge). Pada 5 April lalu, pertemuan dilakukan dengan WNI di wilayah Anadolu Bolgesi (8 provinsi), yaitu provinsi Ankara, Eskisehir, Konya, Isparta, Afyon, Usak, Kutahya, dan Manisa. Dilanjutkan pada 6 April lalu dengan WNI di wilayah Ege Bolgesi (Izmir, Antalya, Aydin, Mugla, Denizli, dan Provinsi Siprus bagian Utara), kemarin (7 April ) dengan WNI di wilayah Karadeniz/Laut Hitam (10 provinsi; Kastamonu, Trabzon, Samsun, Rize, Tokat, Ordu, Giresun, Sivas, Erzurum, dan Gumushane) dan hari ini (8 April) dengan WNI di wilayah Sakarya (Provinsi Sakarya, Duzce, dan Zonguldak).

Besok (hari ini;red) Perwakilan RI di Turki akan melanjutkan kunjungan virtualnya dengan WNI di wilayah Akdeniz Bolgesi (17 provinsi), Istanbul dan sekitarnya, Marmara Bolgesi (4 provinsi; Bursa, Edirne, Tekirdag, Yalova), dan berakhir pada 15 April mendatang dengan WNI di wilayah selat Dardanella (4 provinsi; Canakkale, Kirklareli, Balikesir, dan Kocaeli).

Dalam pertemuan tersebut, dubes dan konjen menyampaikan perkembangan terkini penanganan wabah COVID-19 di Indonesia dan Turki, serta situasi umum WNI di Turki. Keduanya juga menyampaikan persiapan-persiapan yang telah dilakukan perwakilan RI guna mengantisipasi dampak wabah COVID-19 terhadap WNI di Turki.

Ratusan WNI dari berbagai latar belakang antusias berpartisipasi dalam setiap pertemuan berdurasi dua jam tersebut, baik dari kalangan pelajar dan mahasiswa, pekerja spa, profesional, maupun WNI yang menikah dengan warga setempat.

Berbagai masalah yang disampaikan WNI, dan dicarikan solusinya oleh KBRI dan KJRI, antara lain keluhan dari ratusan pekerja spa yang kehilangan pekerjaan/penghasilan, tidak memiliki tempat tinggal, masa berlaku paspor habis, izin tinggal akan habis, ingin pulang ke Indonesia, permintaan bantuan finansial dan logistik.

Sementara itu, kalangan pelajar/mahasiswa mengungkapkan keresahan mengenai kelanjutan beasiswa mereka, kebosanan dan tidak ada aktivitas selama di rumah, kehabisan bekal uang dan logistik serta kekhawatiran mengenai akomodasi/asrama.

Untuk memudahkan proses perlindungan bagi WNI, KBRI Ankara telah menyiapkan formulir pendataan daring melalui Portal Peduli WNI. KBRI juga menyiapkan formulir permintaan bantuan secara daring bagi WNI yang memiliki kebutuhan mendesak, baik bantuan tunai maupun logistik.

Selain itu, KBRI telah menyiapkan Depo Aju untuk menyiapkan cadangan logistik bagi WNI di 4 kota yang berjarak 5-10 jam perjalanan darat dari Ankara, di mana terdapat konsentrasi WNI.

Depo Aju dikelola oleh anggota masyarakat Indonesia di wilayah tersebut yang menjadi anggota Satgas Perlindungan WNI di Turki dan akan menyalurkan bagi WNI yang membutuhkan jika situasi sudah memasuki kondisi Darurat I.

Penanganan perlindungan WNI di Turki selama wabah COVID-19 ini melibatkan seluruh staf KBRI dan KJRI Istanbul, termasuk Atase Pertahanan, Atase Kepolisian, dan Atase Perdagangan. Penanganan juga didukung oleh masyarakat Indonesia yang secara sukarela menjadi anggota Satgas Perlindungan WNI di 37 titik di seluruh Turki.

Nomor Call Center Layanan WNI di Ankara (Ic Anadolu) dan Istanbul (Marmara bolgesi)

“Kami sudah siap memberikan bantuan dalam kondisi terburuk. Saat ini yang terpenting adalah menjaga kesehatan lahir batin, saling bantu dan peduli sesama WNI, tetap tenang dan terus jaga komunikasi dengan KBRI dan KJRI,” pesan Dubes Iqbal kepada WNI dalam tiga pertemuan sebelumnya. KBRI dalam hal ini juga menyiapkan call center untuk siaga Covid-19 yang tersambung 24 jam ini.

Sementara itu, Konjen RI di Istanbul Imam Asari mengimbau agar semua WNI mengikuti arahan dan himbauan pemerintah Turki yang telah dipertimbangkan untuk keselamatan penduduk Turki, baik penduduk lokal maupun orang asing.

Terdapat sekitar 4.500 WNI di Turki saat ini. Sekitar 2.700 adalah mahasiswa dan pelajar, 1.500 pekerja spa, dan sisanya adalah profesional serta WNI yang menikah dengan warga setempat (Gelin). WNI tersebar di hampir seluruh 81 provinsi yang ada di Turki. (Hazal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here