Trump dan Erdogan Bahas Penarikan Pasukan AS dari Suriah

0
35
Foto Anadolu Agency

Washington. Presiden AS Donald Trump pada hari Minggu, 23 Desember 2018 mengatakan bahwa ia berdiskusi dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan melalui telepon terkait penarikan pasukan AS dari Suriah. Dalam sebuah posting Twitter, Trump mengatakan bahwa percakapan telepon itu cukup panjang dan produktif.

“Kami membahas ISIS, keterlibatan bersama kami di Suriah, & penarikan pasukan AS yang lambat dan sangat terkoordinasi dari daerah tersebut. Setelah bertahun-tahun mereka pulang,” tulis Trump, menggunakan pengganti Daesh.

Keduanya juga membahas hubungan perdagangan. Sementara itu, Erdogan mengatakan dalam sebuah posting Twitter bahwa keduanya telah sepakat untuk meningkatkan koordinasi pada sejumlah masalah termasuk hubungan komersial dan perkembangan di Suriah. Presiden Trump telah mengumumkan rencana Rabu lalu untuk menarik sekitar 2.000 tentara AS dari Suriah setelah panggilan telepon dengan Erdogan pada 14 Oktober di mana kedua pemimpin sepakat tentang perlunya koordinasi yang lebih efektif di negara yang dilanda perang tersebut.

Dalam perbincangan tersebut, Turki menyarankan pasukan AS untuk pergi dari Suriah dalam waktu 60 hingga 100 hari. Keputusan Trump untuk menarik diri dari Suriah diikuti oleh pengunduran diri dari Menteri Pertahanan AS James Mattis dan utusan khusus presiden untuk koalisi global dalam operasi mengalahkan Daesh Brett Mcgurk. Penarikan itu dilakukan menjelang kemungkinan berlangsungnya operasi militer Turki di timur laut Suriah terhadap kelompok teroris YPG / PKK. Sejak 2016, Ankara telah melakukan dua operasi militer serupa di Suriah utara.(Yn)

Sumber: Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here