Tradisi Ramadhan di Turki yang Tak Boleh Dilewatkan

0
252

BERITATURKI.COM, Turki – Bulan Ramadhan selalu menjadi bulan yang paling dinanti seluruh umat Muslim di dunia tak terkecuali di Turki. Berbagai tradisi dilakukan untuk menghidupkan bulan penuh rahmat ini. Berikut kami rangkum tradisi Ramadhan di Turki yang tak boleh dilewatkan:

Pide Ramadhan

Makanan berupa roti khas Turki ini menjadi hal yang wajib tersedia di atas meja selama bulan Ramadhan. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa akan menanti dengan sabar untuk menyantap pide ini hingga waktu berbuka puasa tiba. Pide dimasak dengan cara dibakar di sebuah tungku dengan suhu yang hangat.

Penabuh Drum Ramadhan

Ini adalah salah satu tradisi Ramadhan tertua di Turki. Seperti halnya di Indonesia, penabuh drum Ramadhan ini bertugas untuk membangunkan sahur. Namun terkadang mereka juga berkeliling di jalanan dan menyanyikan lagu rakyat Turki (mani) bersama para warga lainnya.

Kurma

Buah yang memiliki banyak manfaat ini menjadi buah yang wajib dihidangkan selama bulan Ramadhan di seluruh belahan dunia. Kurma yang dapat tumbuh di daerah bersuhu tinggi ini mengandung gula, protein, serat, lemak dan berbagai mineral. Buah kurma yang memiliki keistimewaan ini disebutkan dalam surah Al-Baqarah ayat 266:

“Apakah ada salah seorang di antaramu yg ingin mempunyai kebun kurma dan anggur yg mengalir di bawahnya sungai-sungai; dia mempunyai dalam kebun itu segala macam buah-buahan, kemudian datanglah masa tua pada orang itu sedang dia mempunyai keturunan yang masih kecil-kecil. Maka kebun itu ditiup angin keras yang mengandung api, lalu terbakarlah. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada kamu supaya kamu memikirkannya.”

Hidangan Buka Puasa Bersama

Salah satu tradisi Ramadhan adalah hidangan berbuka puasa yang dimakan bersama-sama. Makanan ini diberikan sebagai bentuk amalan. Semua orang dari seluruh golongan duduk bersama di meja yang sama. Menu yang disajikan dalam buka puasa ini biasanya sup, makanan berdaging, baklava, börek dan minuman. Buka puasa di Turki biasanya diawali dengan zaitun, kurma atau air.

Güllaç

Güllaç adalah hidangan penutup Turki yang dibuat dengan susu, delima, dan jenis kue khusus. Dessert ini disajikan khususnya selama bulan Ramadhan. Güllaç dianggap oleh beberapa orang sebagai asal mula baklava.

Serbat Ottoman

Serbat Ottoman yang sudah ada sejak 600 tahun yang lalu ini terbuat dari setiap jenis buah yang dilumuri dengan madu dan gula. Ada banyak jenis tradisi serbat yang masih berlanjut hingga hari ini, seperti kayu manis, jahe, mawar, akar manis, cranberry, delima, kwinsi dan lavender. Dalam tradisi serbat Ottoman, hampir semua jenis bunga digunakan untuk pembuatan serbat. Serbat yang dikenal paling disukai warga yaitu serbat asam. Buah asam memiliki khasiat dapat menambah darah dan memberikan energi.

Mahya

Mahya merupakan kata-kata yang terdapat pada layar yang berada di antara dua menara masjid. Sebelum Ramadhan berlangsung, para pembuat mahya telah menyiapkan mahya ini. Beberapa kalimat seperti “Selamat Datang Bulan Ramadhan”, “Selamat Datang Bulan yang Diberkati” dan “Selamat Datang Bulan yang Dimuliakan” menghiasi menara masjid.

Karagöz dan Hacivat

Karagöz dan Hacivat adalah karakter utama dari permainan wayang tradisional Turki, yang dipopulerkan selama periode Ottoman dan kemudian menyebar ke sebagian besar negara yang pernah diduduki Kekaisaran Ottoman. Wayang khas Turki yang merupakan tradisi Ramadhan ini dimainkan oleh satu atau dua orang di balik layar putih. (Lin)

Sumber: TRT Haber

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here