Titik balik Lira, Dollar “KO”

0
696

Jakarta. Terletak di dua benua dan memiliki penduduk muda serta dinamis, Turki menjadi negara yang sangat strategis dalam berbagai bidang, khususnya ekonomi. Negara dengan mata uang Lira tersebut masuk 20 besar perekonomian yang paling maju di dunia.

Namun, dilansir dari namalonews.com, hingga Jumat (10/8/2018) lalu, posisi Lira berada pada titik paling rendah terhadap dollar, nilai Lira anjlok 15,88 persen ke level 6,4323 per dollar AS.

Lira terus menurun hingga 81,27% sejak 1 Januari 2018 sampai dengan 13 Agustus 2018. Salah satu penyebab anjloknya nilai Lira ialah memburuknya hubungan Turki dengan Amerika Serikat.

Donald Trump menaikkan tarif impor baja dan aluminium asal Turki masing-masing sebesar 50 % dan 20 % pada pekan lalu.

Membalas hal tersebut, Recep Tayip Erdogan bertindak cepat dengan mengimbau rakyatnya agar membela Turki sehingga Lira dapat kembali kuat terhadap dollar AS.

Dalam sebuah pidato Erdogan menyampaikan jika Amerika memiliki dollar, maka Turki memiliki rakyat dan Tuhan.

Turki sendiri mendapat dukungan yang terbatas dari dunia Arab. Adapun Qatar, merupakan sekutu solid di area Teluk. Saat Qatar mengalami krisis diplomatik dengan Arab Saudi dan sekutunya di area Teluk, Turki turut andil mendukung Qatar dengan mengirimkan barang-barang penting yang dibutuhkan Qatar. Namun, saat ini Qatar tidak dapat berbuat banyak karena masih terlibat dalam krisis diplomatik.

Menanggapi hal tersebut, Erdogan mengambil tindakan tegas dengan memboikot sejumlah perangkat elektronik buatan Amerika, yaitu iPhone. Ia optimis mengajak warga Turki untuk menggunakan produk dalam negeri seperti Venus Vestel.

Dampak dari pernyataan Erdogan tersebut berimbas pada meningkatnya saham Vestel. Vestel sendiri merupakan perusahaan elektronik asal Turki yang berdiri sejak tahun 1984.

Berkat langkah tersebut, Lira kembali kuat atas dollar AS setelah jatuh ke titik terendahnya.Pada perdagangan Selasa (14/8/2018) Lira kembali menguat 0,39 poin atau 6,10% menjadi 6,48 lira per dolar AS.(Yn)

Sumber: namalonews.com

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here