Tips Nutrisi Sehat Saat Puasa di Bulan Ramadhan

0
26

BERITATURKI.COM, Jakarta – Muslim di seluruh dunia hari ini mulai menjalankan ibadah puasa. Namun, puasa bisa menjadi sedikit sulit, terutama bagi mereka yang berada di belahan bumi bagian utara karena perbedaan waktu yang mengharuskan waktu puasa menjadi lebih panjang. Ramadhan adalah masa refleksi dan pemurnian diri, baik secara fisik maupun spiritual. Karena sebab itulah, puasa dapat menjadi peluang yang tepat untuk memperbaiki asupan gizi.

Mengutip Daily Sabah, berikut ini tips nutrisi sehat di bulan Ramadhan:

  1. Perbanyak konsumsi makanan dari empat kelompok, yaitu susu dan produk susu, kacang-kacangan, daging, sayur serta buah-buahan.
  2. Jangan melewatkan sahur. Makan sahur sebelum mulai berpuasa sangat penting bagi kesehatan Anda. Tidak boleh dilupakan bahwa mulai berpuasa hanya dengan minum air putih atau tanpa mengkonsumsi makanan apapun merupakan perilaku yang tidak sehat. Gaya nutrisi ini meningkatkan rasa lapar yang berlanjut selama hampir 12 jam hingga 18 jam bagi tubuh. Sebagai hasilnya, glukosa darah praprandial berkurang pada jam-jam awal puasa. Saat sahur, Anda harus menikmati kudapan ringan yang terdiri dari susu, telur, mentimun, sayuran hijau, roti gandum atau makanan yang terdiri dari sup, sayuran, atau hidangan minyak zaitun.
  3. Untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan menyediakan asupan vitamin dan mineral yang cukup, Anda harus sering mengonsumsi sayuran dan buah-buahan. Tinggalkan jauh-jauh kebiasaan mengkonsumsi makanan yang terlalu berminyak, asin dan tepung.
  4. Anda juga harus berbuka puasa dengan makanan sarapan seperti keju, tomat dan zaitun atau semangkuk sup. Setelah 15 menit, Anda dapat melajutkan makan dengan hidangan rendah lemak, seperti sayuran dan salad. Anda harus memilih makanan yang meningkatkan gula darah secara seimbang seperti roti gandum atau pasta.
  5. Untuk mengganti air dan mineral yang hilang karena cuaca yang panas, Anda harus mementingkan banyak air dan cairan, seperti yogurt dan jus buah.
  6. Makan perlahan dan mengunyah makanan dengan benar. Tahukah Anda? Otak akan memberi perasaan jenuh sekitar 15-20 menit setelah Anda menyantap hidangan berbuka puasa. Ketika sejumlah besar energi berkalori tinggi diambil dengan sangat cepat, hal itu dapat menyebabkan kenaikan berat badan saat puasa di hari-hari berikutnya. Karena itu, makanan harus dimakan perlahan dan harus dikunyah dengan baik sebelum ditelan.
  7. Jalan kaki jarak pendek juga bermanfaat untuk membantu pencernaan usai berbuka puasa. Pada bulan-bulan musim panas, konsumsi makanan berlemak saat berbuka puasa atau sahur harus dihindari. Minyak zaitun tergolong cukup baik jika dikonsumsi dalam campuran salad. Dibandingkan menggoreng, metode memasak seperti memanggang lebih baik untuk Anda pilih untuk menjaga asupan nutrisi pada tubuh Anda tetap seimbang.

Tips diatas mungkin memiliki konsekuensi negatif bagi penderita diabetes dan komplikasi hati atau dalam kasus-kasus khusus, seperti ibu hamil atau menyusui. Bagi Anda penderita penyakit kronis, Anda juga harus berkonsultasi dengan dokter sebelum menjalankan ibadah puasa.(Yn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here