Tertarik dengan Kekayaan Budaya, Akademisi Jepang Rutin Kunjungi Turki Setiap Tahun

0
70
Dok. AA

Izmir, Turki. Seorang akademisi Jepang, Kaori Goto, pertama kali datang ke Turki pada tahun 2011 hanya untuk mengunjungi tempat kelahiran Galen, seorang dokter pada jaman Yunani kuno. Namun akhirnya setiap musim panas ia selalu kembali ke negara asal bunga Tulip ini.

Wanita 55 tahun itu sangat senang menyusuri jalan-jalan sempit di Bazaar Arasta yang merupakan tempat bersejarah di kawasan Bergama, sebuah distrik di provinsi barat Izmir. Bazaar Arasta juga termasuk kedalam situs warisan UNESCO. Setiap hari ia mencoba mempelajari adat istiadat setempat.

Dilansir dari Anadolu Agency, Goto mengungkapkan bahwa ia menganggap dirinya sebagai seorang warga Pergamon, sebuah kota di jaman Yunani kuno.

Galen lahir pada tahun 130 Masehi di Pergamon, yang menjadi terkenal di zaman Helenistik (323–30 SM). Penemuannya yang paling penting yaitu terkait fungsi arteri yang membawa darah dan teorinya yang mendominasi ilmu kedokteran selama 1.500 tahun.

Goto mengatakan bahwa ia merasa seakan Galen telah memanggilnya untuk tinggal di kota kelahirannya.

“Saya bermimpi berada di sebuah taman dan sebuah pintu terbuka untuk saya. Disitu digambarkan mereka memanggil dan memeluk saya. Hingga akhirnya saya datang ke sini pada tahun 2011 dan merasa seakan Galen mengundang saya ke sini,” tutur Goto.

Goto mengatakan bahwa ia membagikan pengalamannya tentang Izmir kepada mahasiswanya di Universitas Gunma di Tokyo. Saat ini ia sedang melakukan tugas penelitian sebagai seorang dokter dan berencana untuk mendirikan perpustakaan yang menyimpan dokumen-dokumen dan laboratorium untuk menguji teorinya.

“Saya telah membaca banyak teori dalam buku-buku Galen. Obat-obatan herbal masih digunakan di Pergamon. Saya percaya bahwa Galen sangat layak untuk mendapatkan penghargaan. Saya datang ke sini setiap tahun saat saya mendapatkan jadwal libur selama dua bulan. Saya melakukan penelitian untuk kemudian menjelaskan semua hal kepada mahasiswa-mahasiswa saya,” ujar Goto.

“Beberapa teman saya turut mengunjungi Turki karena pengalaman yang saya ceritakan kepada mereka. Mereka menyukai dan mencintai semua hal yang ada disini. Tempat ini tidak hanya kaya dengan sejarah, namun juga orang-orang Pergamon yang terkenal hebat,” tambahnya.

Goto mempromosikan Izmir dalam berbagai acara di Jepang. Ia berencana untuk menetap di Bergama ketika ia pensiun.

“Warga Jepang harus datang ke sini. Saya yakin mereka akan menyukai tempat ini karena nilai-nilai sejarah yang tentunya akan sangat menarik bagi mereka, bukan hanya Acropolis, namun juga seluruh bagian dari kota Izmir,” tutur Goto.(Yn)

Sumber: Anadolu Agency

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here