Tersembunyi di Balik Gunung, Arsuz Menjadi Tujuan Baru Bagi Wisatawan

0
42

Distrik Arsuz di Hatay memikat wisatawan domestik dan internasional dengan pemandangan hijau dan laut biru di pantai Mediteranianya. Terletak di kaki Pegunungan Nur yang juga dikenal sebagai Pegunungan Amanos, Arsuz memukau pengunjungnya dengan garis pantain yang membentang sepanjang 68 kilometer.

Karena popularitasnya yang meningkat, baik di kalangan pengembara maupun pengguna media sosial, Arsuz telah berubah dari surga yang tersembunyi menjadi tujuan wisata yang populer. Selain sebagai tuan rumah bagi para wisatawan yang ingin menikmati pasir panas dan air dingin di pantai Arsuz, distrik ini juga memiliki sejarah yang menarik.

Arsuz telah menjadi pusat perdagangan dan pelabuhan yang penting di Teluk Issus. Pada zaman Kekaisaran Seleukia, Antalya (Antiokhia) menjadi ibu kota, dan Arsuz saat itu merupakan pelabuhan penting di Teluk Issus.

Pada tahun 64 sebelum Masehi, Arsuz dianeksasi oleh Kekaisaran Romawi dan diberi nama Rhosus. Kemudian tahun 638 M kota itu dimasukkan ke dalam Kekhalifahan Rashidun dan pada 969 M direbut oleh Kekaisaran Bizantium. Silih berganti kekuasaan hingga akhirnya pada tahun 1517 oleh Arsuz kembali berada dibawah kekuasaan Ottoman.

Berbekal predikat pantai terbaik di Mediterania dan sejarah yang mengakar kuat, Arsuz telah berusaha keras untuk mengubah sebuah distrik menjadi tujuan wisata yang sangat menarik. Tak hanya itu, pemerintah setempat telah berusaha meningkatkan investasi pariwisatanya selama beberapa tahun terakhir. Hal tersebut ditujukan untuk menyambut lebih banyak pengunjung dengan fasilitas terbaik seperti hotel dan restoran dan memaksimalkan kunjungan wisata saat musim panas.

Sumber: Daily Sabah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here