Tak Cuma Kuliah, Mahasiswa Ini Sukses Berbisnis di Turki. Ini Dia Ceritanya?

0
397

BERITATURKI.COM, Istanbul- Memiliki uang dan hidup mandiri di usia muda sudah pasti menjadi tujuan kawula muda. Kuliah sambil kerja dan berbisnis menjadi salah satu cara remaja milenial untuk melompati kehidupan dan bebas financial sejak dini.

Siapa bilang kuliah di luar negeri terutama di Turki tidak bisa  menempa diri untuk membangun kemampuan financial? Banyak mahasiswa di luar yang menjadikan jarak sebagai tantangan untuk bisa membangun kekuatan financial di usia mudanya.  Pemerintah Indonesia sebagai duta perwakilan di negara tersebut juga mendukung penuh para diaspora seperti mahasiswa, ibu rumah tangga, ekspatriat dan masyarakat di negara tersebut untuk mendapatkan penghasilan lebih sambil memperkenalkan produk dan budaya Indonesia.

Seperti sosok mahasiswa muda Ramdani Murdiana asal Jawa Barat yang merupakan mahasiswa program Master Bisnis dan Administrasi di Universitas Ibnu Haldun, Istanbul. Walaupun masih berusia 24 tahun, Dani sudah mandiri dalam bidang keuangannya.  Ditemui oleh beritaturki Dani bercerita bahwa dirinya telah memulai berbisnis sejak kelas 2 SD karena alasan ekonomi.

Sebagai pemuda yang mendapatkan amanah beasiswa pendidikan di Turki, tak menjadikan Dani larut dengan kemudahan yang di dapat dari sponsor. Tantangan  sejak kecil dalam dunia bisnis membawa jiwa Dani untuk turut mengembangkan bisnis di Turki.

Ia bersama rekannya  memulai bisnis minimarket di Turki yang diberi nama Indomart Turki (Indonesian Market). Ramdani bekerjasama dengan Tantra, yang juga merupakan  masyarakat Indonesia yang berprofesi sebagai karyawan di salah satu hotel di Turki.

“Kami berupaya bersama-sama membuat perencanaan, melihat peluang dan melakukan penjualan sembako sebagai penghasilan tambahan yang berbasis online”, ujar Ramdani.

Bisnis yang ditekuni oleh Dani dan tim berfokus pada penjualan sembako Indonesia ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia di Turki.  Indomart Turki tak hanya membuka gerai offline dan online saja, namun juga aktif dalam mengikuti berbagai pameran produk Indonesia seperti yang berlangsung pada pekan lalu. Dalam Festival Makanan & Budaya Indonesia yang bertempat di Movenpick, Istanbul, Indomart Tuki menjadi salah satu peserta  dari 20 booth peserta yang menyajikan ragam budaya dan kuliner khas Indonesia.  

Program Festival Makanan dan Budaya Indonesia Sukses Tarik  Minat Warga Asing

Ramdani bersama Miss Muslimah Asia

Festival Indonesia yang berlangsung pada 22 Juni 2019 berhasil menarik minat masyarakat di Turki, tak hanya warga Indonesia , warga Turki serta warga asing lainnya juga turut datang memenuhi lokasi festival.

Dalam wawancaranya dengan beritaturki, Ramdani mengatakan Konsulat Jenderal Indonesia di Istanbul turut mendukung keberadaan bisnisnya.

“Pak Herry Sudrajat selaku Konsulat Jenderal RI memberikan saran kepada kami untuk mengikuti acara serupa untuk memperkenalkan dan menjual produk Indonesia”,

“Kami berharap warga Indonesia yang berada di Turki bisa merasakan aneka ragam budaya dan kuliner yang dirindukannya. Selain itu, warga Turki dan warga asing lainnya juga dapat mencicipi kuliner serta melihat langsung keanekaragaman budaya Indonesia.

Indomart Turki, Solusi Kebutuhan Masyarakat Indonesia

Sebagai salah satu anggota persatuan wirausahawan muda (Genc Musiad) di Turki, Ramdani juga berencana untuk menggandeng Genc Musiad dalam pengembangan bisnis Indomart Turki.

“Kami akan berkolaborasi dengan Genc Musiad untuk pembukaan toko resmi yang berada di Istanbul agar warga Indonesia yang berada di Istanbul bisa langsung membeli di toko fisik kami. Karena selama ini, kami hanya bisa memenuhi pesanan customer 80-90% saja. Hal ini dikarenakan sistem online yang diterapkan. Maka dari itu kami berharap upaya ini dapat memenuhi klebutuhan warga Indonesia di Turki dalam berbagai bidang seperti penyediaan sembako, pengiriman uang ke Indonesia dan kargo”, katanya.

Semangat Belajar, Resep Jitu Menunjang Keberhasilan

Selain aktifitasnya berkuliah, Ramdani juga turut aktif dalam berbagai pelatihan dan seminar yang diadakan oleh berbagai instansi, baik pendidikan bersifat online maupun tatap muka. Selain itu, dirinya juga sering diminta untuk mengisi seminar di berbagai tempat. Ia aktif bersinergi dengan mahasiswa, pekerja dan ibu-ibu rumah tangga di Turki.

Sebagai seorang mahasiswa sekaligus wirausahawan muda, ia menyakini bahwa teori-teori bisnius yang dipelajari di bangku perkuliahan akan lebih berguna jika diimbangi dengan praktik di dunia nyata. (twa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here