Tahun Ajaran Baru: 18 Juta Siswa di Turki Mulai Masuk Sekolah

0
137

Sekitar 18 juta siswa dan lebih dari satu juta guru memulai tahun ajaran baru pada 16 September kemarin. Semester baru dibuka di tengah reformasi sistem pendidikan negara Turki yang telah mengalami banyak perubahan sejak berdirinya Republik Turki pada tahun 1923.

Di sebagian besar kota, sekolah akan dibuka dengan lagu-lagu yang dibawakan oleh kelompok seni dari siswa dalam upaya untuk meminimalisir kekhawatiran di hari pertama masuk sekolah bagi siswa sekolah dasar.

Sistem keamanan juga ditingkatkan secara nasional untuk mencegah kecelakaan bus sekolah dan pengerahan petugas polisi di sekitar sekolah. Kementerian Dalam Negeri juga akan mengerahkan petugas polisi di sekolah-sekolah sepanjang tahun ajaran berlangsung, terutama untuk mencegah pengedar narkoba yang menargetkan anak-anak sekolah.

Pemerintah baru-baru ini mengumumkan rencana aksi 100 hari untuk pendidikan, setelah menteri pendidikan Ziya Selçuk, diangkat oleh teknokrat pemerintah pada musim panas lalu. Rencana tersebut bertujuan untuk mengintegrasikan lebih banyak sekolah ke sistem baru yang memangkas jam sekolah dan berusaha memperkenalkan langkah-langkah baru untuk menilai keberhasilan siswa berdasarkan keterampilan dan minat mereka daripada nilai.

Dalam pesan tertulisnya pada kesempatan dimulainya tahun ajaran baru, Presiden Recep Tayyip Erdoğan mencatat bahwa keluarga dan guru memiliki tanggung jawab besar dalam meningkatkan pendidikan. Selain itu, Erdogan juga mengisyaratkan “perubahan historis” dalam pendidikan.

“Dengan pemerintahan baru, kami memasuki era baru dan kami mempersiapkan perubahan historis dalam pendidikan. Kami percaya reformasi ini dapat meningkatkan pencapaian dari anak-anak didik kami,” tutur Erdogan dalam pesannya.

Dalam dasawarsa terakhir, Turki melakukan perombakan besar dalam sistem pendidikannya, kini lebih banyak akses online untuk sekolah dan proyek FATİH di mana para siswa diberikan computer atau tablet untuk pengurangan ruang kelas yang penuh sesak. Namun, sistem ini perlu banyak evaluasi karena perubahan di system ujian sekolah yang dilaksanakan dengan sistem tahunan.(Yn)

Sumber: Daily Sabah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here