Sipir Turki, menandai peringatan 44 tahun operasi militer perdamaian Siprus

0
79

Sipir Turki dan Angkatan Bersenjata Turki pada hari Jumat menandai peringatan 44 tahun operasi militer Turki yang dilakukan untuk melindungi komunitas Turki Siprus dari pembantaian.

Hari Jumat, 20 Juli, menandai Hari Kemerdekaan dan Perdamaian di Siprus Utara, Republik Turki, juga turut memperingati “Operasi Perdamaian Siprus”, sebuah intervensi militer besar-besaran yang dilakukan pada tahun 1974 di bawah hak penjamin Turki yang ditunjuk di Republik bi-komunal pendiri Siprus 1960 Zurich dan Perjanjian London setelah kudeta Yunani—Yunani kanan—jauh menggulingkan pemerintah dalam upaya menyatukan pulau itu dengan Yunani.

Operasi itu merupakan operasi militer pertama Turki di luar negeri pada era Republik, menyusul kekerasan interkomunal selama dua decade, yaitu ketika Siprus Turki menjadi sasaran oleh milisi pro-kemerdekaan Siprus Yunani selama pemerintahan kolonial Inggris, dan setelah kemerdekaan, Siprus Turki terbatas pada daerah kantong. Terhitung sejak tahun 1963 mereka melindungi diri mereka dari kelompok-kelompok milisi Yunani.

Tentara Bersenjata Turki (TSK) memperingati operasi di Twitter, menulis: “Kami memperingati para martir dan veteran kami dengan belas kasihan dan syukur pada peringatan ke-44 Operasi Selamat Perdamaian Siprus.”Mereka juga merilis video yang menunjukkan operasi yang dilakukan 44 tahun yang lalu.

Sementara itu, ribuan orang menghadiri shalat Jumat di Republik Turki Siprus Utara (TRNC) untuk menandai peringatan operasi perdamaian.

Sejumlah orang berkumpul di Yavuz Landing Beach dekat kota Girne (Kyrenia) dimana pasukan Turki pertama kali mendarat di pulau itu pada hari operasi.

Acara ini dihadiri oleh pejabat Siprus Turki dan pejabat Turki yang mewakili TSK dan Pasukan Perdamaian Siprus yang ditempatkan di pulau itu.Penyanyi pop Turki Kıraç juga memberikan konser selama acara tersebut.

Siprus telah terbagi sejak 1974, dan upaya terakhir untuk menyatukan kembali pulau Mediterania yang terbagi sejak lama berakhir dengan kegagalan pada tahun 2017 setelah dua tahun negosiasi.

Sumber: Daily Sabah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here