Siapkan Kompetisi di AS, Mahasiswa Bursa Technical University Turki Rancang ‘Octocopter’

0
8

BERITATURKI.COM, Bursa – Dirancang oleh mahasiswa Bursa Technical University (BTU), sebuah drone dengan delapan mesin dan digerakkan baling-baling atau dikenal dengan sebutan “octocopter” ditetapkan sebagai rancangan drone yang akan mewakili Turki dalam Association for Unmanned Vehicle Systems International Student Unmanned Aerial Systems Competition (AUVSİ SUAS Competition) di Maryland, AS.

Didirikan tiga tahun lalu di bawah BTU Space, Aviation dan Defense Industry Society, tim BENDİS telah merancang drone baru dan diikutsertakan pada kompetisi di luar negeri tahun ini. Tim ini pertama kali masuk dalam kategori “Rotary Wing Unmanned Aerial Vehicles [UAV]” dalam kategori Kompetisi UAV Internasional oleh Dewan Riset Ilmiah dan Teknologi Turki (TUBITAK) yang diadakan di bawah lingkup festival dirgantara dan teknologi pertama Turki, Teknofest, tahun lalu.

Siswa BTU yang akan berpartisipasi dalam Kompetisi SUAS AUVSİ pada dijadwalkan pada 12-15 Juni di Maryland tersebut akan mengibarkan bendera Turki di langit AS. Dalam sebuah wawancara dengan Anadolu Agency (AA), rektor BTU profesor Arif Karademir menyatakan bahwa meskipun merupakan universitas muda yang didirikan pada 2010, mereka berusaha untuk mendukung pengembangan Turki di lapangan dengan proyek dan telah melakukan pelatihan di laboratorium tingkat tinggi.

Menunjukkan bahwa ada lebih dari 50 klub mahasiswa di universitas, Karademir mengatakan: “Sebagaimana ditekankan oleh Presiden Recep Tayyip Erdoğan, siswa kami diminta agar tidak hanya menghadiri kelas dan kursus tetapi juga untuk aktif berorganisasi dalam bidang sosial dan teknis spesialisasi serta untuk fokus pada proyek. Siswa di luar negeri dan di negara maju sedang mempersiapkan kehidupan dengan cara ini. “

Menurut Karademir, BTU memiliki siswa yang berfokus pada ilmu social dan bekerja pada kendaraan otonom terbang serta mobil listrik dalam disiplin ilmu teknik. BTU mulai menghadiri Teknofest lima tim tahun lalu.

Menunjuk bahwa salah satu tim ini, yang semuanya berpartisipasi dalam kompetisi tahun lalu menempati peringkat pertama di Turki, Karademir mencatat: “Tahun ini kami berpartisipasi di Teknofest dengan 10 tim. Tim kami yang bergabung pada tahun pertama tahun lalu, akan berpartisipasi dalam kompetisi di AS, mewakili Bursa dan mengibarkan bendera negara kita di tanah asing. “

Octocopter cocok untuk penerbangan setengah jam

Havva Tuğçe Gürsel, mahasiswa sarjana tingkat akhir di Departemen Teknik Mekatronika BTU dan kapten tim pendiri BENDİS menyatakan bahwa mereka merancang kendaraan militer drone standar untuk penggunaan pribadi dalam kompetisi di AS. Ia juga menambahkan bahwa mereka membuat efisiensi proses untuk melewati tahap pelaporan.

Gürsel mengatakan bahwa mereka mengembangkan “octocopter” yang memiliki kapasitas penerbangan setengah jam dan mampu mengangkut hingga 15 kilogram kargo. Selain itu, “octocopter” juga mampu menghindari benda besar dan mampu mendefinisikan orang dan benda dengan memproses gambar, mengklasifikasikan objek di darat dan mengirim gambar ke stasiun darat .

“Drone yang kami kembangkan dapat secara mandiri menurunkan Kendaraan Darat Tak Berawak [UGV] yang dibawanya ke koordinat yang ditentukan. Demikian juga UGV yang dapat secara otonom mengangkut bantuan kemanusiaan yang dibawanya ke koordinat yang ditunjuk lainnya. Pada kompetisi, kami harus melakukan skenario misi ini dalam satu penerbangan dan secara otonom mulai dari lepas landas ke pendaratan. Kami telah berupaya mengembangkan sistem yang rumit ini selama hampir satu tahun dan sekarang kami sedang melakukan tes penerbangan terakhir kami dan menunggu hari kompetisi, “kata Gürsel.

Özge Özel, seorang pilot BENDİS dan siswa tahun ketiga dari Departemen Teknik Listrik dan Elektronika, berbagi informasi berikut tentang karakteristik teknis drone: “Sejauh yang kami cari, saat ini tidak ada kendaraan yang diproduksi di Turki. Perangkat bermerek asing digunakan dalam situasi bencana dan darurat. Drone yang kami kembangkan memiliki berat 8 kilogram dan dapat mengangkut kargo hingga 15 kilogram. Ia memiliki waktu penerbangan setengah jam dan jangkauan 10 kilometer. Kendaraan kami dengan lebih dari satu mode penerbangan akan terbang secara mandiri di kompetisi. “

Anggota lain dari tim BENDİS, Departemen Teknik Listrik dan Elektronika siswa tahun ketiga Sevde Nur Köseoğlu, Departemen Teknik Metalurgi dan Material mahasiswa tahun kedua Atılay Can Peker, mahasiswa tahun terakhir Departemen Teknik Mekatronika Alper Genç dan mahasiswa baru Muhammed Zeyn, menyatakan bahwa mereka bertekad untuk kembali ke Turki dengan memboyong gelar juara dari AS.(Yn)

Sumber: Daily Sabah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here