Shalat Ied Pertama Di Hagia Sophia Setelah 87 Tahun Menjadi Museum

0
49

BERITATURKI.COM, Istanbul – Masjid Hagia Sophia kembali dilaksanakan shalat Idul Fitri untuk pertama kalinya setelah 87 tahun digunakan sebagai museum. Adapun shalat ini diimami langsung oleh Kepala Direktorat Keagamaan Turki Prof. Dr. Ali Erbaş.

Untuk pertama kalinya setelah 87 tahun yang lalu sempat digunakan sebagai museum, kali ini Shalat Idul Fitri kembali dilaksanakan di Masjid Hagia Sophia. Meski masih dalam masa pandemi, shalat ied di hadiri oleh ribuan jamaah baik didalam mesjid maupun disekitar luar masjid.

Dari masa penaklukan Istanbul pada tahun 1453 hingga tahun 1934 mesjid ini digunakan sebagai tempat ibadah. Kemudian pada tahun 1934 diubah menjadi museum, masjid ini kembali digunakan sebagai tempat ibadah kembali pada 24 Juli 2020. Warga yang hendak menunaikan ibadah sholat subuh dan sholat Idul Fitri datang ke Masjid Hagia Sophia-i Kebir-i Şerifi sejak dini hari. Untuk pencegahan penyabaran virus Covid-19, jamaah yang diperbolehkan masuk ke dalam mesjid hanya dalam jumlah terbatas. Selebihnya mereka hanya bisa shalat di area halaman masjid.

Usai sholat subuh mufti Istanbul Prof. Dr. Mehmet Emin Maşalı membaca Alquran kemudian menutup dengan membaca doa. Kepala Direktorat Keagamaan Turki Prof. Dr. Ali Erbaş bertindak sebagai imam sekaligus sebagai khatib. Mengikuti tradisi yang ada, Erbaş naik ke mimbar dengan memegang pedang.

Dalam khutbahnya Erbaş menyampaikan bahwa hari raya merupakan hari kegembiraan dan semangat bersama bagi umat Islam yang memiliki peradaban yang sama, dalam khutbah nya ia pun berkata:

“Hari raya merupakan hari-hari yang luar biasa yang membuat diri kita menjadi lebih bahagia, mempersatukan hati kita dan memperkuat persaudaraan kita. Ini adalah pemandangan persatuan yang luar biasa di mana persaudaraan Islam dirasakan secara mendalam di seluruh dunia, sesuai dengan firman Allah bahwa setiap orang mukmin itu adalah bersaudara. Namun tangisan dari Turkistan Timur sampai Yaman, dari Arakan sampai Syria sangat melukai hati kita. Upaya untuk menduduki Aqsa yang dilakukan oleh Israel telah membawa kesedihan dan penderitaan yang luar biasa bagi semua orang yang beriman. Karena umat Islam yang beribadah di Masjid al-Aqsa diserang secara keji, dan ibadah sholat di masjid diganggu. Kota Palestina sedang dijarah, warga asli Palestina yang tak bersalah pun diusir secara paksa dari rumah mereka dan merekapun menjadi sasaran pembantaian. Oleh karena itu, hingga Palestina dan Masjid al-Aqsa benar-benar bebas kesedihan akan selalu ada setiap hari raya.”

Khutbah hari raya ini ditutup dengan doa untuk keselamatan semua ummat muslim yang ada diseluruh dunia, baik di Turkistan, Palestina, Syiria, Arakan, Yaman dan wilayah-wilayah lainnya. Shalat Eid di Hagia Sophia ini turut dihadiri oleh Ketua Parlemen Turki Mustafa Şentop, Menteri Transportasi dan Infrastruktur Adil Karaismailoğlu, Gubernur Istanbul Ali Yerlikaya dan Walikota Distrik Fatih Ergün Turan.

Sumber : Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here