Setelah 37 Tahun Menjadi Tradisi Ramadhan, Gubernur Istanbul Tiadakan Sultan Ahmet Islamic Book Fair

0
129

BERITATURKI.COM, Istanbul- Bulan suci Ramadhan menjadi bulan yang paling ditunggu-tunggu oleh umat muslim dimanapun berada. Di bulan ini terdapat banyak momen-momen dan kegiatan khusus yang sengaja menjadi tradisi khusus dalam menyambut bulan Ramadhan. Salah satunya adalah Islamic Book Fair di area Sultan Ahmet, Istanbul.

Sultan Ahmet Islamic Book Fair menjadi tradisi Ramadhan selama 37 tahun berturut-turut. Setiap bulan suci, masyarakat berbondong-bondong hadir untuk membaca dan membeli buku-buku Islam di festival ini. Tempat ini selalu dipenuhi oleh masyarakat yang telah menyelesaikan ibadah shalat tarawih di masjid Sultan Ahmet maupun masjid- masjid sekitarnya.

Namun sayangnya tradisi ini tidak akan menjadi sebuah tradisi Ramadhan lagi. Pasalnya, gubernur baru kota Istanbul, Ekrem Imamoğlu akan meniadakan Islamic Book Fair pada tahun ini.

Ekrem Imamoğlu dalam sebuah pernyataannya menyatakan dengan alasan keamanan, festival buku dan penerbit Islam tidak akan dilaksanakan. Pernyataan ini menimbulkan pertanyaan dari masyarakat Istanbul.

Persatuan Perusahaan Penerbitan Turki mengeluarkan sebuah pernyataan terkait dengan keputusan tersebut. Dalam pernyataannya tertulis sebagai berikut :

“Selama 37 tahun tidak pernah satupun gubernur yang membatasi festival buku yang memberikan maknawi di halaman Sultan Ahmet. Tahun ini untuk pertama kalinya tradisi festival buku Islam dilarang dengan alasan keamanan yang tidak masuk akal, sedangkan penyelenggaraan festival buku kuno diizinkan.  Kami berharap dan meminta penyelenggaraan tradisi Ramadhan yang sudah berlangsung selama 37 tahun ini kembali”.

Gubernur baru terpilih di Istanbul adalah wakil dari partai oposisi CHP, Partai Republik Rakyat. Partai ini didirikan oleh Mustafa Kemal Atatürk . (twa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here