Sektor Tekstil Turki Targetkan Ekspor Pakaian Senilai $ 29 Miliar

0
96
Foto Anadolu Agency

Menjadi salah satu produsen tekstil dan pakaian terkemuka di dunia, tahun ini Turki menargetkan capaian kenaikan ekspor yang lebih tinggi. Menurut analisis Badan Anadolu dari data Majelis Eksportir Turki (TIM), ekspor sektor tekstil dan pakaian naik menjadi 3,8 persen pada tahun 2018 hingga mencapai $ 26,1 miliar. Ismail Gulle, ketua TIM, mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa angka tersebut masih kurang dari potensi yang ada di sektor ini.

“Sektor tekstil dan pakaian jadi di Turki akan mengubah keunggulan mata uang kita menjadi peluang pada tahun 2019 dan bekerja melampaui target berkat merek-merek Turki [bukan manufaktur kontrak],” katanya.

Gulle menambahkan bahwa 500 toko yang menampilkan merek Turki akan dibuka di luar negeri tahun ini. Ia juga mengatakan bahwa tahun ini sektor tekstil dan pakaian jadi telah menetapkan target untuk meningkatkan ekspor sekitar 10 persen menjadi sekitar $ 29 miliar.

Ahmet Oksuz, kepala Asosiasi Eksportir Tekstil dan Bahan Baku Istanbul (ITHIB), menggarisbawahi bahwa para eksportir memprioritaskan upaya untuk mendapatkan bagian yang lebih besar dari pasar global.

“Salah satu target terbesar kami adalah menjadikan sektor ini, yang saat ini merupakan eksportir terbesar ketujuh secara global, sebagai salah satu dari lima eksportir teratas dunia dengan meningkatkan bagiannya hingga 5 persen dari pasar global,” katanya.

Oksuz juga menunjukkan bahwa tahun lalu ekspor sektor tekstil Turki ke Afrika dan Amerika meningkat, tak ketinggalan UE yang merupakan mitra dagang utama Turki.

“Ekspor sektor kami ke Afrika mencapai titik tertinggi sepanjang sejarah, melampaui target tahun lalu senilai $ 1 miliar, naik 13,5 persen dari tahun sebelumnya,” katanya.

Oksuz mengatakan bahwa Turki mengundang Afrika, Amerika Selatan, dan Timur Jauh [wilayah Asia TimurRusia, dan Asia Tenggara] sebagai target pasar strategis untuk sektor ini di tahun 2019.

“Kami akan melakukan proyek untuk pasar Jepang dan Korea Selatan,” katanya.

Mustafa Gultepe, ketua Asosiasi Eksportir Pakaian Istanbul (IHKIB), mengatakan bahwa dalam jangka menengah dan panjang, sektor pakaian menargetkan ekspor senilai $ 33 miliar barang setiap tahunnya.

“Kami memproyeksikan bahwa ekspor sektor pakaian akan tumbuh sebesar 10 persen setiap tahunnya pada tahun 2019,” kata Gultepe.

Ia juga menambahkan bahwa eksportir pakaian jadi akan fokus pada pasar AS bersama dengan pasar terbesar mereka, UE.

“Rusia, Timur Tengah, dan Afrika Utara juga di antara target pasar kami,” tambahnya.

Gultepe mengatakan bahwa Turki dapat melakukan perputaran produk secara cepat berkat fasilitas terintegrasi, infrastruktur desain yang kuat, pengalaman, keahlian, dan tenaga kerja yang berkualitas.

“Turki memiliki keuntungan besar bagi pasar Eropa dalam hal lokasi geografisnya,” katanya.

Pada tahun 2018, sektor tekstil dan bahan mentah serta siap pakai merupakan hampir 16 persen dari total ekspor Turki. Ekspor Turki tahun lalu mencapai nilai tertinggi sepanjang sejarah, yaitu $ 168,1 miliar, naik dari sekitar $ 157 miliar pada tahun 2017, dan ekspor pada tahun 2018 naik 7,1 persen dari tahun sebelumnya, berdasarkan pernyataan Menteri Perdagangan Ruhsar Pekcan pada pekan lalu.(Yn)

Sumber: Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here