Sekretaris Jenderal D-8 Memperingati Hari Jadi Yang Ke-23.

0
24

“Setelah 23 tahun, D-8 telah berubah menjadi kekuatan ekonomi” kata Dato ‘Ku Jaafar Ku Shaari

BERITATURKI.COM, Ankara (14/06)

Negara-negara anggota D-8 telah mencapai banyak tonggak pencapaian di bidang-bidang prioritas utama, sekretaris jenderal Persatuan yang terdiri dari 8 negara Muslim dengan populasi terbesar di dunia ini mengatakan pada hari Sabtu (kemarin), menandai peringatan 23 tahun (13 Juni 1997-13 Juni 2020) Organisasi D-8 yang awalnya fokus untuk kerjasama Ekonomi.

Duta Besar Malaysia, Dato ‘Ku Jaafar Ku Shaari yang juga menjabat sebagai Sekjen D-8 mengatakan bahwa, D-8 telah ditetapkan untuk pembangunan sosial dan ekonomi negara-negara anggota, dan “dengan visi ini, mereka membangun kerangka kerja sama yang demokratis, adil dan merata untuk delapan negara berkembang yang paling padat penduduknya, generasi muda (produktif) terbanyak dan dinamis”, ujarnya.

D-8 didirikan pada tahun 1997 untuk kerjasama ekonomi antara delapan negara Muslim berkembang, yaitu; Turki, Bangladesh, Pakistan, Mesir, Indonesia, Iran, Malaysia, dan Nigeria.

“Setelah 23 tahun, D-8 telah berubah menjadi kekuatan ekonomi dari gabungan PDB sebesar 4 Triliun Dolar, dan kerjasama perdagangan antar sesama anggota sebesar 101 Miliar Dolar, lebih lanjut tujuan didirikannya D-8 adalah memperluas dan memperdalam kerja sama di berbagai jalur sektoral,” dalam pernyataan teetulisnya kepada Anadolu Agency.

Dato’ Shaari menekankan bahwa kerja sama itu tidak hanya memperkuat kemitraan mereka tetapi juga membangun cara-cara baru untuk kerja sama dengan organisasi internasional.

Dia berterima kasih kepada semua negara anggota atas komitmen mereka dan semua pejabat yang bekerja tanpa henti untuk keberhasilan D-8.

Dia juga menekankan bahwa “organisasi ini saat ini mewaspadai terhadap krisis kesehatan dan banyak tantangan ekonomi di semua negara anggota.”

“Adalah keyakinan kuat saya bahwa pada masa krisis, D-8 akan bertindak sebagai platform dukungan yang sesungguhnya dan memainkan perannya dalam menyatukan Negara-negara Anggota. Dengan solidaritas dan kerja sama kami, kami akan tampil lebih kuat, lebih tangguh dan lebih bersatu,” tambahnya.

Dato’ Shaari juga mengenang Prof. Necmettin Erbakan, bapak pendiri D-8 dan mantan perdana menteri Turki, karena visinya yang terkenal untuk menyatukan Negara-negara Muslim.AA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here